nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Irit dan Efektif Bicara, Idham Azis Layak Jadi Kapolri Gantikan Tito Karnavian

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 06:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 337 2123899 irit-dan-efektif-bicara-idham-azis-layak-jadi-kapolri-gantikan-tito-karnavian-ki20vFJtQk.JPG Komjen Pol Idham Azis (Foto: Instagram/@divisihumaspolri)

JAKARTA - Komisaris Jenderal Polisi Idham Azis dinyatakan lolos untuk menjadi Kapolri usai melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi III DPR RI, pada Rabu 31 Oktober 2019.

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan menyatakan terdapat beberapa alasan kuat menurutnya mengapa jenderal bintang tiga ini dapat menjadi Kapolri usai diusung oleh Presiden Jokowi.

“Beliau telah terbukti dan teruji dalam mengemban tugas, visi dan misi Presiden Jokowi, khususnya cipta kondisi, pemeliharaan stabilitas dan keamanan dalam negeri. Bahkan hal tersebut terlihat sangat jelas saat beliau menjadi Kapolda Metro Jaya dan Kabareskrim saat ini, khususnya dalam konteks restoratif justice dan penanganan teror serta cipta kondisi saat dan pasca-pemilu,” kata Arteria saat berbincang dengan Okezone, Kamis (31/10/2019).

Arteria mengatakan, sosok personal Idham Azis memiliki karakter pas untuk figur Kapolri, sekaligus karakter yang cocok dengan Presiden Jokowi. Apalagi Presiden menyukai sosok yang tak suka banyak bicara namun banyak bekerja.

“Irit dan efektif berbicara, dan tidak senang tampil tapi justeru memilih jalan pengabdian lain dengan kerja, kerja dan kerja,” katanya.

Selain itu, pasca ditinggal Jenderal Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri, Arteria meyakini Idham bisa menjalankan Korps Bhayangkara sama dengan halnya pada saat Tito memimpin.

Ditambah lagi, konsistensi Idham dalam pemberantasan terorisme, gerakan radikalisme berbasis SARA dan komitmen atas kepastian hukum sangat cocok untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi investasi dan kerukunan hidup beragama.

“Saya yakin bahwa suksesi kepemimpinan pada tubuh Polri akan berjalan dengan begitu smooth, beliau memiliki latar belakang karier yang hampir mirip dengan Pak Tito, sehingga perspektif kepolisiannya relatif hampir sama,” tandas politikus PDIP itu.

Komisi III DPR RI menyetujui usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Komisaris Jenderal (Komjen) Idham Azis menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Persetujuan diberikan setelah Idham Azis menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

Idham akan menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang mengundurkan siri lantaran ditunjuk Presiden Jokowi sebagai sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kabinet Indonesia Maju.

"Semua fraksi berkseimpulan bahwa tidak perlu membuat pandangan fraksi, namun keputusan melalui ketua kelompok komisi, yaitu aklamasi," kata Ketua Komisi III, Herman Hery saat pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan di Ruang Sidang Komisi III, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

“Saya yakin bahwa suksesi kepemimpinan pada tubuh Polri akan berjalan dengan begitu smooth, beliau memiliki latar belakang karier yang hampir mirip dengan Pak Tito, sehingga perspektif kepolisiannya relatif hampir sama,” tandas politikus PDIP itu.

Komisi III DPR RI menyetujui usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Komisaris Jenderal (Komjen) Idham Azis menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Persetujuan diberikan setelah Idham Azis menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

Idham akan menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang mengundurkan siri lantaran ditunjuk Presiden Jokowi sebagai sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kabinet Indonesia Maju.

"Semua fraksi berkseimpulan bahwa tidak perlu membuat pandangan fraksi, namun keputusan melalui ketua kelompok komisi, yaitu aklamasi," kata Ketua Komisi III, Herman Hery saat pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan di Ruang Sidang Komisi III, Senayan, Jakarta, Rabu 30 Oktober 2019. (put)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini