Harlah Ke-20, Fraksi PKB Suarakan Pengembangan Budaya Kreatif

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 30 Oktober 2019 21:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 30 337 2123841 harlah-ke-20-fraksi-pkb-suarakan-pengembangan-budaya-kreatif-XsoQetTodI.jpg Fraksi PKB (Foto: Ist)

JAKARTA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR RI memasuki usia 20 tahun. Untuk memeriahkan momentum hari lahir (Harlah), berbagai kegiatan akan digelar pada acara puncaknya, Kamis 31 Oktober 2019 malam.

Anggota Fraksi PKB Nihayatul Wafiroh mengatakan, pihaknya ingin mendorong pelestarian budaya kreatif bernuansa tradisional. Salah satunya dengan menghadirkan Godfather of Broken Heart Didi Kempot dalam malam puncak nanti. Selain itu, ada juga komika Mamat Alkatiri dan seniman tradisional Kirun.

“Kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa PKB concern terhadap pengembangan budaya kreatif baik bernuansa tradisional maupun yang lagi hits seperti stand up comedy,” ujarnya saat konferensi pers Harlah 20 Tahun FPKB, di ruang rapat Fraksi PKB di Gedung Nusantara I, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Baca Juga: PKB Sebut Komposisi Kabinet Kerja Jilid II Jokowi Sudah Terbentuk

Nihayatul menjelaskan, sebagaimana amanat Muktamar PKB, salah satu program prioritas adalah dakwah sosial. Menurutnya, program ini mensyaratkan PKB harus bisa diterima semua kalangan.

“Kami telah menetapkan politik Islam Rahmatan Lil Alamin sebagai inspirasi transeden yang akan terus kami dakwahkan ke berbagai kalangan. Sehingga di Tanah Air tetap berkembang Islam ramah bukan Islam marah,” tuturnya.

PKB Foto: Ist

Sementara rangkaian acarah Harlah ke-20, juga akan dimeriahkan pameran foto yang merekam perjuangan para anggota yang terpilih dalam Pemilu 2019 dan kegiatan anggota Fraksi PKB di Daerah Pemilihan (Dapil). Sedangkan kegiatan Millenial Road To Parliament diisi dengan mengundang anak-anak muda komunitas video blogger (Vlog), yang akan merekam aktivitas anggota dewan secara langsung.

“Selain itu, juga akan diluncurkan buku kinerja fraksi selama lima tahun terakhir. Kami berharap berbagai rangkaian kegiatan tersebut akan menjadi penanda bahwa kita selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Fraksi PKB DPR Fathan Subchi menambahkan, di usia ke-20 Fraksi PKB akan tetap menjadi rumah aspirasi rakyat. Bahkan, 'PKB Rumah Rakyat' menjadi tema peringatan Harlah ke-20.

"Kami berharap dengan rekam jejak dan pengalaman yang dimiliki, Fraksi PKB tetap menjadi rumah aspirasi dari seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: PKB Minta Wakil Menteri Ditambah Lagi

Ia menilai Fraksi PKB merupakan kepanjangan tangan DPP PKB untuk menyalurkan dan memperjuangkan kepentingan konstituen dan rakyat Indonesia melalui jalur parlemen. Pun mengawal pemerintah, mengawasi anggaran dan legislasi.

“FPKB DPR dalam beberapa tahun terakhir berhasil mengawal lahirnya beberapa aturan perundangan yang penting bagi kepentingan konstituen dan masyarakat secara umum seperti lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan lahirnya UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren,” katanya.

UU Desa dan UU Pesantren adalah contoh kecil keberpihakan Fraksi PKB memperjuangkan kepentingan masyarakat yang menjadi basis konstituennya.

Menurutnya, UU Desa mengamanatkan Dana Desa yang jelas memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan desa. Sedangkan UU Pesantren memastikan pondok pesantren mendapatkan perhatian layak dari negara.

Fraksi PKB ke depan akan fokus memperjuangkan tiga program prioritas sesuai amanat Muktamar Bali. Di antaranya, memperkuat ekonomi kerakyatan, memperkuat dakwah sosial, dan meningkatkan kualitas pendidikan demi tercapainya sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Ketiga program prioritas tersebut akan kami perjuangkan sekuat tenaga melalui anggota kami di Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Apalagi, dalam periode ini kami berhasil menempatkan kader sebagai Ketua Komisi VI yang concern terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dan Ketua Komisi X yang fokus pada peningkatan pendidikan berkualitas,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini