nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahan Pemuda Bawa Bendera di Demo STM, Ini Penjelasan Polisi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 14:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 30 337 2123632 tahan-pemuda-bawa-bendera-di-demo-stm-ini-penjelasan-polisi-iVhMwFnBBg.jpg Foto unggahan akun Twitter @Princes288.

JAKARTA - Sebuah unggahan akun @Princes288 di Twitter mendapat reaksi dari polisi. Unggahan itu berisi foto seorang pemuda membawa bendera saat demo pelajar (STM) di Gedung DPR RI. Keterangan foto tersebut menyebutkan bahwa pemuda tersebut ditahan di Polres Jakpus. Akun tersebut juga menambahkan narasi bahwa pemuda tersebut berasal dari keluarga kurang mampu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan, pemuda yang dimaksud adalah DLA dan dinyatakan memang terlibat dalam aksi perusakan dan melawan polisi.

"Diduga melakukan pidana melawan kepada aparat dan melakukan perusakan," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Pada 30 Septembe 2019, DLA disebutnya mengikuti aksi unjuk rasa di belakang Gedung DPR dan menyamar sebagai siswa STM. Selain mengenakan seragam putih abu, DLA juga menenteng sebilah samurai.

(Foto: Okezone)

"Pelaku menggunakan celana sekolah panjang warna abu-abu dan baju putih lengan pendek serta membawa bendera merah putih, dengan membawa senjata tajam jenis samurai serta menendang polisi dan melempar batu ke arah polisi," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Krimsus Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKP Supriyanto menyesalkan beredarnya berita hoaks yang menyebut DLA tak terlibat aksi kerusuhan.

"Berdasarkan rekaman dan dokumentasi, sangat terlihat jelas peran tersangka melakukan penyerangan kepada petugas Polri dengan cara menendang, memukul dan melempar anggota Polri dengan batu," kata Supriyanto.

Supriyanto mengatakan, pihaknya juga akan mengusut penyebaran berita hoaks itu di media sosial. "Kabar itu sudah meresahkan. Kami akan usut kasus penyebaran berita hoaks ini," imbuh Supriyanto.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini