nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemendagri Gelar Rapat Penajaman Program Pemerintah di Papua

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 14:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 30 337 2123620 kemendagri-gelar-rapat-penajaman-program-pemerintah-di-papua-j1bVfSlqKm.jpg Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar (Foto: Puspen Kemendagri)

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat Penajaman dan Sinergi Pelaksanaan Program Kegiatan di Wilayah Papua Dan Papua Barat.

Hal itu dilakukan dalam rangka dialog dan sinergi program antar-Kementerian/Lembaga terkait kegiatan di Papua dan Papua Barat. Rapat diselenggarakan di Ruang Rapat Gedung F Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (30/10/2019)

“Saya yakin seluruh Kementerian/Lembaga bahkan komponen telah membuat kegiatan yang pasti positif, oleh karenanya forum ini sangat penting agar kita bersinergi dengan tepat sasaran, yang mana dulu yang harus disasar, bagaimana pergerakannya, intinya kita akan berdialog dan bersinergi,” kata Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar.

Baca Juga: Cegah Korupsi, Kemendagri Kerjasama dengan KPK Awasi Penggunaan APBD 

Bahtiar menuturkan, penajaman pelaksanaan program pemerintah di wilayah Papua dan Papua Barat juga dirangkaikan dengan diskusi interaktif dan sinergi dengan Satuan Tugas Nemangkawi Papua dan Papua Barat yang dibentuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ketika masih menjabat sebagai Kapolri.

“Pada saat saya di Timika, kebetulan ketemu Satgas Nemangkawi, kebetulan satgas ini dibentuk Pak Tito Karnavian waktu beliau masih Kapolri, dibentuk dari unsur TNI dan Polri, kita kan bersinergi juga dengan Satgas Nemangkawi,” ujar Bahtiar.

Bachtiar Foto: Ist 

Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar juga mengungkapkan langkah pemerintah dalam menangani persoalan di Papua dan Papua Barat. Pertama, Rapat Terbatas Tingkat Menteri pada 19 Agustus 2019 di Kemenko Polhukam yang menghasilkan pernyataan sikap.

Kedua, Kemendagri telah mengirim personel dari Direktorat Kewaspadaan Nasional Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum ke Provinsi Papua Barat dan Tim dari Ditjen Otda ke Provinsi Jawa Timur 19 Agustus 2019.

"Kita juga terus mendorong peran Tim Kewaspadaan Dini dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial agar bersinergi secara terpadu untuk melakukan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, gangguan di wilayah masing-masing serta memberdayakan dan mengoptimalkan forum kemitraan masyarakat seperti FKDM, PPWK, FPK, FKUB, dan lain sebagainya" ujarnya.

Baca Juga: Mendagri Tito Akan Evaluasi Serapan Anggaran Daerah

Ketiga, Ratas Forkopimda dengan para tokoh dan lembaga adat di daerah, khususnya di Teluk Bentuni, Papua Barat pada 19 Agustus 2019. Keempat, rapat teknis antara Kementerian/Lembaga sebagai tindak lanjut Ratas Tingkat Menteri pada 20 Agustus 2019 di Kemenkopolhukam. Kelima, melakukan koordinasi dan cegah dini terhadap berkembangnya masalah tersebut dengan Pemda Jawa Timur serta unsur Forkopimda.

"Bahkan kita imbau terus agar kepala daerah untuk terus berkomunikasi dan melibatkan Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat setempat, termasuk melibatkan unsur perguruan tinggi," ujarnya.

Keenam, melakukan koordinasi dengan Forkopimda Papua dan Papua Barat untuk menetralisir isu dan informasi yang bersifat provokatif dan hoax.

Ketujuh, penyampaian pernyataan dari Menkopolhukam, Mendagri dan pejabat Pemerintah Pusat di antaranya mengimbau seluruh kepala daerah untuk menahan diri tidak membuat pernyataan yang menimbulkan interpretasi dari warga Papua, dan menghimbau warga Papua untuk menahan diri.

“Ini kita imbau betul agar semua pejabat memberikan pernyataan yang menyejukkan, tidak memprovokasi dan memperkeruh suasana, ini juga diikuti oleh Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Papua, kita apresiasi itu,” kata Bahtiar.

Rapat tersebut diikuti oleh perwakilan dari unsur Kementerian/Lembaga, serta seluruh perwakilan komponen Kemendagri. Tak hanya itu, rapat tersebut dihadiri oleh Kasatgas Binmas Noken Polri, Opspus Nemangkawi Papua 2019, Kombes Pol Eko Rudi Sudarto, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Hery Heryawan, Kakorsis Sespimma Sespim Polri, Kombes Pol Faizal Ramadhani, perwakilan dari Polda Papua I Gusti Gede Era Adhinata, serta sejumlah pejabat terkait.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini