KPK Perpanjang Pencegahan Wali Kota Tasikmalaya ke Luar Negeri

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 30 Oktober 2019 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 30 337 2123607 kpk-perpanjang-pencegahan-wali-kota-tasikmalaya-ke-luar-negeri-8fUZliOTnD.jpg Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman (Foto: Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa pencegahan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman untuk bepergian ke luar negeri. Budiman kembali dilarang pergi ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung sejak 21 Oktober 2019.

"Perpanjangan pelarangan ke luar negeri dilakukan selama 6 bulan ke depan terhitung 21 Oktober 2019," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Rabu (30/10/2019).

Baca Juga: KPK Tetapkan Wali Kota Tasikmalaya Sebagai Tersangka 

KPK telah mengirimkan surat ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk memperpanjang masa pencegahan Budiman. Perpanjangan itu dilakukan karena KPK masih melakukan proses penyidikan terhadap Budiman

"Karena kebutuhan penyidikan, KPK mengirimkan surat ke Imigrasi untuk melakukan perpanjangan pelarangan ke luar negeri terhadap Budiman, Wali Kota Tasikmalaya dalam penyidikan kasus suap terkait pengurusan dana perimbangan pada ABPN 2018 Kota Tasikmalaya," kata Febri.

KPK 

Budiman merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Tasikmalaya tahun anggaran 2018. Budiman ditetapkan sebagai tersangka karena diduga ‎memberi suap sebesar Rp400 juta kepada pejabat Kementeriaan Keuangan (Kemenkeu), Yaya Purnomo. Uang itu untuk disinyalir untuk memuluskan DAK Tasikmalaya tahun 2018.

Penetapan tersangka Budi Budiman merupakan pengembangan perkara yang terlebih dahulu menjerat anggota Komisi XI DPR, Amin Santono; pejabat Kemenkeu, Yaya Purnomo, serta dua pihak swasta yakni, Eka Kamaluddin dan Ahmad Ghiast. Empat orang ini telah divonis bersalah di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Baca Juga: Usai Diperiksa sebagai Tersangka KPK, Wali Kota Tasikmalaya Masih Melenggang Bebas 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini