nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB Catat 57 Puting Beliung Selama Pancaroba

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 14:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 30 337 2123604 bnpb-catat-57-puting-beliung-selama-pancaroba-TjvvIbzdKx.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Pada akhir Oktober 2019, beberapa daerah sudah memasuki musim hujan, ada yang mengalami musim pancaroba, serta ada yang masih musim kemarau. Selama Oktober, bencana puting beliung, banjir, dan tanah longsor terjadi di sejumlah daerah. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan terhadap bangunan hingga jatuhnya korban jiwa.

Daerah yang mengalami perubahan musim dapat ditandai dengan fenomena angin puting beliung yang bersifat merusak.

Pada Oktober 2019, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, mengatakan, telah terjadi 57 kali puting beliung di sejumlah wilayah. Bencana itu mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka, 462 mengungsi, dan 7.425 rumah rusak.

“Dari jumlah rumah rusak tersebut, kata Agus, 200 rusak berat, 898 rusak sedang, dan 6.327 rusak ringan. Sedangkan kerusakan pada fasilitas umum, sebanyak 37 fasilitas rusak yang mencakup 15 fasilitas pendidikan, 20 peribadatan, dan 2 kesehatan,” katanya, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/10/2019).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo (Foto : Okezone.com)

BNPB mencatat, di Jawa Tengah terjadi 21 puting beliung, Jawa Barat 14, Aceh, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan 4 kasus, Sumatera Utara 3, Sumatera Barat masing-masing 2 kali, Banten, Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Riau masing-masing 1 kali.

Sementara itu, di wilayah yang sudah memasuki musim hujan, tercatat terjadi bencana longsor. Agus menjelaskan, sepanjang Oktober 2019 terjadi 8 kali tanah longsor dan mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 73 mengungsi, serta 21 rumah rusak, serta 3 fasilitas umum. Rinciannya, 2 rumah rusak berat, 10 rusak sedang, 9 rusak ringan.

“Tanah longsor terjadi di Jawa Barat 6 kali, Jawa Timur 1 dan Sumatera Utara 1 kali,” ujarnya.


Baca Juga : BMKG: Suhu Udara Panas di Indonesia Terkait Gerak Semu Matahari

Sementara itu, BNPB mencatat terjadi 7 kali banjir yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 285 mengungsi, 237 unit rumah terendam. “Banjir terjadi di Aceh 5 kali, serta Sumatera Barat dan Sumatera Utara 1,” tuturnya.

Sebelumnya, masyarakat diminta mewaspadai potensi bahaya saat pergantian musim dari kemarau ke hujan. Beberapa wilayah tercatat mengalami fenomena hidrometeorologi hingga berujung bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung setiap kali memasuki musim hujan.


Baca Juga : Masyarakat Diminta Waspada Potensi Bahaya saat Pancaroba

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini