Share

Calon Kapolri Idham Azis Harus Jaga Stabilitas Keamanan di Pelosok

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 29 Oktober 2019 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 337 2123376 calon-kapolri-idham-azis-harus-jaga-stabilitas-keamanan-di-pelosok-S7EORp0rBQ.jpg Komjen Idham Azis (foto: Sindonews)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Komjen Idham Azis untuk menggantikan posisi Jenderal (Purn) Tito Karnavian, untuk menjadi Kapolri. Sejumlah elemen berharap dengan kepemimpinan Komjen Idham bisa menjaga keamanan di Indonesia, salah satunya harapan dari Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto.

Menurut Carmelita, para pengusaha berharap kepada Idham Azis bisa menjamin kestabilan keamanan di semua wilayah Indonesia secara kondusif, dan proaktif ketika menggantikan Tito Karnavian.

“Kami dari pengusaha tentunya mengharapkan penunjukan Kapolri baru bisa membangun kestabilan keamanan di seluruh pelosok nusantara, sehingga terjaminnya kondisi berusaha yang stabil,” kata Carmelita dalam keterangannya, Selasa (29/10/2019).

 Baca juga: Telah Terbentuk, Komisi III Segera Gelar Fit and Proper Test Calon Kapolri

Diketahui, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin juga fokus dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang profesional. Maka, berdaya saing adalah bagian dari menyehatkan dunia investasi dalam berusaha.

“Baik investasi luar negeri maupun dalam negeri. Oleh karena itu, peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sangat penting,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Pusat Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ajib Hamdani juga berharap kepada Idham Azis bisa menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi di Indonesia.

 Baca juga: Sudah Lama Kerja Bareng, Tito Sebut Idham Azis Sosok yang Tegas

“Ketika melihat seorang Pak Idham, maka kita punya harapan besar untuk itu. Justru, HIPMI memberikan harapan besar kepada Kapolri yang baru untuk bisa bekerja sesuai tupoksinya. Sehingga, dunia usaha bisa tumbuh lebih baik. Saya mempunyai harapan besar pak Idham bisa mengemban perannya dengan baik,” kata Ajib.

Sebenarnya, kata dia, HIPMI melihat bagaimana komitmen kepolisian menegakkan hukum dengan baik. Sebab, bagaimana pun pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan keadilan dan penegakan hukum.

Menurut dia, HIPMI mempunyai harapan besar untuk menjaga stabilitas ekonomi tentu diimbangi dengan penegakan hukum yang adil. Apalagi, tensi politik saat ini cenderung menurun meskipun masih banyak persoalan radikalisme, hoaks dan lain-lain.

“Ini menjadi epicentrum masalah kita untuk lima tahun kepemimpinan Jokowi. Saya kira kalau gesekan-gesekan politik saat ini sudah tidak terlalu tajam,” pungkasnya.

Sekadar informasi, nama Kabareskrim Komjen Idham Azis sudah diajukan ke DPR untuk menjabat Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang telah dilantik sebagai Mendagri.

Surat Presiden yang berisi pengajuan Kapolri baru sudah diterima DPR pada Rabu, 23 Oktober 2019. Uji kepatutan dan kelayakan akan dilakukan setelah anggota-anggota di Komisi III DPR ditetapkan.

Rencananya, Idham Azis akan menjalani fit and proper test pekan depan. Sementara itu, sebelum Idham Azis menjalani fit and proper test, Pelaksana tugas (Plt) Kapolri akan dijabat Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto.

Perlu diketahui, berbagai jabatan di Korps Bhayangkara pernah ditempati Idham Azis hingga ke kursi Kepala Bareskrim Polri. Selain kariernya cemerlang, Idham juga sering dilibatkan dalam tim satuan tugas untuk ungkap perkara-perkara yang menjadi sorotan publik karena punya latar belakang sebagai reserse dan antiteror.

Saat jadi Kapolda Metro Jaya, Idham mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta dan penyelundupan sabu-sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer, Banten. Selain itu, Idham juga berhasil menjaga situasi keamanan di Jakarta tetap kondusif saat Ibu Kota menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018.

Idham juga terlibat dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, awal tahun 2015.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini