Menag Bantah Isu 50% Pegawai Kemenag Terpapar Paham Radikal

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 29 Oktober 2019 15:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 29 337 2123153 menag-bantah-isu-50-pegawai-kemenag-terpapar-paham-radikal-hRjZhFLHxS.jpg Menag Fachrul Razi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Agama, Fachrul Razi membantah isu soal adanya sekira 50 persen pegawai Kemenag yang terpapar paham radikalisme.

"Itu isu yang tidak betul. Kalau dibilang ada, mungkin ada ya. Tapi kalau 50 persen kebangetan, kalian membuat data seenaknya. Tidak begitu lah ya," katanya kepada wartawan di Kemenag, Jalan MH Thamrin, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Kantor Kementerian Agama (Foto : Okezone)

"Sekali masuk sudah saya garis bawahi, ada pemikiran khilafah, radikalisme keluar semua, tidak ada yang kemenag," imbuhnya.

Karena itu, Mantan wakil Panglima TNI itu, meminta aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap anak buahnya yang terbukti terpapar radikal.

"Kalau dia sudah sampai pada ujaran kebencian misalnya, memprovokasi massa, itu kan kita bisa lakukan langkah-langkah hukum, dan itu bukan kementerian agama lagi tapi pihak kepolisian," tuturnya.

Baca Juga : Gerindra Anggap Dukungan Amien Rais ke Prabowo Jadi Menhan Ada Syaratnya

Untuk itu, Fachrul meminta seluruh pegawai Kemenag ingat pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar instansi pemerintah seluruhnya bersih dari radikalisme.

"Pak Jokowi kan memberi arahan bukan pada kementerian agama saja tapi pada semua menteri, instansi, intinya, semua lini lah kita waspadai, tadi saya sudah menggarisbawahi, kita dahulukan tetap saja dengan mengimbau," lanjutnya.

"Kalau mengimbau nggak kena ya, kan kita kerja sama juga semua dengan aparat hukum. Kalau dia sudah sampai pada ujaran kebencian, misalnya, memprovokasi massa, itu kan kita bisa lakukan langkah-langkah hukum. Dan itu bukan Kementerian Agama lagi, tapi pihak kepolisian," tutupnya. (aky)

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini