nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Janji Bantu Perbaiki Rumah Rusak Akibat Gempa Maluku Rp10 hingga 50 Juta

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 14:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 29 337 2123110 jokowi-janji-bantu-perbaiki-rumah-rusak-akibat-gempa-maluku-rp10-hingga-50-juta-ndrtZtULGy.jpg Presiden Jokowi saat berkunjung ke Maluku (Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pengungsi akibat gempa magnitudo 6,5 di Maluku. Jokowi menyatakan pemerintah akan membantu masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa yang menewaskan 23 orang itu. Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan.

“Yang rusak berat akan dibantu Rp50 juta, yang rusak sedang Rp25 juta, yang rusak ringan hanya retak dikit-dikit Rp10 juta,” kata Presiden Jokowi saat berdialog dengan pengungsi di Universitas Darussalam, Maluku Tengah, Selasa (29/10/2019).

jokowi

(Foto Biro Pers Setpres)

Menurut Jokowi, besaran bantuan yang diberikan pemerintah itu sama dengan korban bencana di daerah lain seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Palu, Sulawesi Tengah.

“Kalau ditanya cukup atau tidak cukup, ini terserah bapak-ibu semuanya. Yang penting yang kita lihat di NTB, di Palu dengan anggaran yang ada, ini rumah saya lihat di NTB itu sudah hampir selesai,” ujar Jokowi.

Baca juga: Pemerintahkan Salurkan 1,9 Triliun untuk Tangani Gempa Maluku

Karena anggarannya dari pemerintah pusat, Presiden meminta nanti camat dan lurah atau kepala desa ikut memantau dan mengawasi.

“Karena nanti anggaran itu akan langsung diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak gempa,” kata Jokowi seperti yang dipublikasi Setkab.

Presiden Jokowi juga minta supaya diinformasikan ke masyarakat, pembangunan rumah-rumah yang ada adalah rumah-rumah yang tahan gempa. Konstruksinya nanti akan diarahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Presiden Jokowi kunjungan kerja di Palu tinjau pembangunan hunian untuk korban gempa dan tsunami. (Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris) 

Sesuai laporan Gubernur Maluku dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencaa (BNPB), menurut Jokowi, ada kurang lebih 12.000 lebih rumah yang rusak berat, rumah yang rusak ringan, rumah yang rusaknya sedang. 2.000, 3.000, 6.000. 2.000 yang berat, 3000-an yang sedang. 6000-an yang ringan.

Presiden menjelaskan, sebetulnya dari sisi keuangan anggarannya sudah ada, uangnya sudah ada, tapi perlu prosedur.

“Yang kedua, kita juga sedikit menunggu agar gempanya itu reda. Ya,” terang Jokowi.

Kepala Negara berharap gempa yang kecil-kecil itu cepat hilang sehingga pembangunan rumah itu bisa dikerjakan oleh masyarakat yang nanti dikoordinasi oleh pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini