nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nico Siahaan Dicecar KPK soal Uang Rp250 Juta dari Mantan Bupati Cirebon

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 13:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 29 337 2123061 nico-siahaan-dicecar-kpk-soal-uang-rp250-juta-dari-mantan-bupati-cirebon-PBJfZ0zTbd.JPG Politikus PDIP, Nico Siahaan (Foto: Okezone.Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Junico Siahaan diklarifikasi penyidik Komisi Pembera‎ntasan Korupsi (KPK) soal aliran uang Rp250 juta dari mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra yang diduga berasal dari hasil korupsi. Uang Rp250 juta itu diduga mengalir ke acara Kongres Pemuda yang digelar oleh PDIP pada 2018 silam.

Demikian diakui Nico usai diperiksa oleh penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, pada hari ini.

"Betul (ditanya soal uang Rp250 juta-red). Dan saya sudah jawab sama seperti yang kemarin‎," kata Nico di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).

Nico sendiri merupakan Ketua Panitia Kongres Pemuda sat itu. Ia mengaku sudah mengembalikan uang ‎Rp250 juta tersebut ke KPK beberapa waktu lalu.‎ "Sudah, sudah dikembalikan," singkatnya.

Nico mengamini bahwa acara Kongres Sumpah Pemuda 2018 merupakan gotong royong‎ dari para kader PDIP. Anggota Komisi I DPR ini mengatakan, urunan dari para kader PDIP untuk acara tersebut merupakan hal yang wajar.

"Betul. Jadi, menurut saya itu adalah gotong royong sebenarnya. Yang menurut saya wajar dilakukan oleh ya anggota organisasi, sehingga saya rasa ini merupakan hal yang lumrah dilakukan. Ya, kan gotong royong, enggak mungkin kan kita halangi kalau ada yang mau gotong royong," jelas Nico.

Meski mengakui menerima Rp250 juta dari Sunjaya untuk acara Kongres Sumpah Pemuda 2018, Nico menjelaskan bahwa tidak tahu asal-muasal uang tersebut. Hal itu telah diklarifikasi Nico ke penyidik KPK.

"Yang ditanyakan tadi apakah Anda mengetahui, ya saya bilang Saya tidak tahu uangnya dari mana. Itu adalah sumbangan dia, kita enggak tanya satu-satu. Kira-kira gitu," tuturnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sunjaya diduga menyamarkan atau mencuci uangnya sebesar Rp51 miliar hasil suap dan gratifikasi.

Uang hasil suap dan gratifikasinya tersebut disamarkan Sunjaya dengan disimpan di rekening atas nama orang lain serta membeli aset berupa tanah dan tujuh mobil. Selain itu, Sunjaya juga diduga mengalirkan uang hasil korupsinya sekira Rp250 juta untuk acara Kongres Pemuda yang digelar PDIP pada 2018.

Aliran duit ke acara PDIP itu mencuat dalam proses persidangan perkara suap perizinan di Pemkab Cirebon yang menjerat Sunjaya sebelumnya.

KPK sebenarnya sudah pernah memintai keterangan Nico beberapa waktu lalu. Nico Siahaan merupakan Ketua Panitia Kongres Pemuda itu. Dalam perkara sebelumnya, Nico Siahaan telah mengembalikan uang sebesar Rp250 juta ke KPK dan sudah diterima. Uang tersebut diduga berasal dari Sunjaya yang diperuntukkan untuk acara kongres.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini