nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Polisi Bawa Senpi di Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disanksi Disiplin

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 12:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 29 337 2123026 6-polisi-bawa-senpi-di-demo-yang-tewaskan-mahasiswa-kendari-disanksi-disiplin-ahVmOYMIIy.jpg Kabagpenum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra (foto: Okezone/ M Rizky)

JAKARTA - Enam oknum anggota Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sudah menjalani sidang etik dan disiplin terkait pengamanan aksi demonstrasi yang berujung tewasnya dua orang mahasiswa Halu Oleo, yakni Hilmawan Randi (21) dan M. Yusuf Kardawi (19), dinyatakan bersalah.

"Saat ini sudah diputuskan keenam anggota tersebut dinyatakan bersalah karena melanggar aturan disiplin tersebut," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Baca Juga: 6 Polisi yang Bawa Senpi saat Demo di Kendari Jalani Sidang 

Dia menjelaskan, keenam anggota tersebut terbukti membawa senjata api (senpi) sehingga dijatuhi hukuman mulai dari teguran lisan, penundaan kenaikan pangkat hingga ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Namun, Asep tak menjelaskan apakah keenam anggota yang membawa senpi tersebut ada kaitannya dengan kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) tersebut.

"Oleh karenanya secara keseluruhan diberikan hukuman disiplin yang pertama teguran lisan, penundaan satu tahun kenaikan pangkat dan juga mereka ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari," tutur Asep.

Sebelumnya, enam anggota Polres Kendari yang diduga membawa senjata api saat pengamanan aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, menjalani sidang disiplin pada, Kamis, 17 Oktober 2019.

Baca Juga: 6 Polisi Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari 

Dalam peristiwa pengamanan demo di Kendari tersebut dilaporkan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) meninggal dunia. Mereka adalah Himawan Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan, meninggal di lokasi kejadian dengan luka tembak di areal dada kanan.

Sedangkan M. Yusuf Kardawi (19) yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik meninggal setelah sempat menjalani operasi di bagian kepala di RSUD Bahteramas, Kendari.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini