Share

Istri Tito Karnavian Mundur dari Jabatan Ketua Umum Bhayangkari

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 29 Oktober 2019 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 337 2123010 istri-tito-karnavian-mundur-dari-jabatan-ketua-umum-bhayangkari-n3cusasbNp.jpg Istri Tito Karnavian, yakni Tri Tito Karnavian Mundur Dari Jabatan Ketua Umum Bhayangkari, Selasa (29/10/2019). (foto: Okezone/Puteranegara B)

JAKARTA - Tri Tito Karnavian yang merupakan istri dari Mendagri Tito Karnavian resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Bhayangkari dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari. Mengingat, sang suami saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Kapolri.

Tri mengatakan, selama lebih dari tiga tahun dalam jabatannya, ia senantiasa bekerja keras untuk melaksanakan tugas yang diamanahkan kepadanya.

Baca Juga: Prediksi Calon Kapolri Pengganti Tito Karnavian 

“Hari ini tanggal 29 Oktober 2019 hampir tiga setengah tahun saya menjabat sebagai ketua umum Bhayangkari dan juga selaku Ketua Pembina Yayasan Kemala, saya telah mencoba untuk bekerja keras untuk mewujudkan tujuan dan amanah yang diberikan kepada saya, melanjutkan kerja-kerja dari para senior-senior sebelumnya dalam melaksanakan program-program Bhayakari dan Yayasan Kemala Bhayangkari,” kata Tri di Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan Selasa (29/10/2019)

Tri Tito Karnavian yang merupakan istri dari Mendagri Tito Karnavian resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Bhayangkari dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari. 

Menurutnya, dalam mengemban amanah tersebut, meski terdapat kendala maupun pekerjaan yang menguras tenaga. Dia berharap kerja keras tersebut dapat bermanfaat bagi keluarga besar Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan maupun meraih kepercayaan publik.

“Banyak sekali pekerjaan- pekerjaan yang cukup menguras waktu dan tenaga, namun tetap semua bantuan dan bimbingan ibu-ibu/bapak-bapak saya bisa melaksanakannya walaupun tidak sempurna, namun itulah hasil kerja kami Bhayangkari seluruh Indonesia," papar Tri.

"Semoga hasil kerja keras tersebut bisa bermanfaat bagi keluarga besar Polri dan Institusi Polri dalam mencapai tujuannya untuk menjaga ketertiban keamanan masyarakat dan yang pasti juga dalam meraih kepercayaan publik kepada Polri,” sambungnya.

Di akhir sambutannya, Tri memohon maaf, apabila selama kepengurusannya terdapat hal-hal yang tidak berkenan bagi seluruh pengurus maupun anggota Bhayangkari di Indonesia.

“Pastilah saya sebagai manusia biasa banyak kekurangan dan kekhilafan. Saya yakin dalam kebersamaan kita banyak sekali melakukan hal-hal yang tidak berkenan di hati. Untuk itu, saya mohon maaf lahir dan batin, tidak ada maksud saya untuk menyakiti bapak-bapak dan ibu-ibu semua. Semua adalah amanah yang diberikan kepada saya untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi,” tutup Tri.

Baca Juga: Jenderal Tito Mundur, Komjen Ari Dono Jadi Plt Kapolri

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini