Pengembangan Startup di Papua Dapat Dukungan Penuh Presiden

Fetra Hariandja, Okezone · Selasa 29 Oktober 2019 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 337 2122941 pengembangan-startup-di-papua-dapat-dukungan-penuh-presiden-iV0TfPjYXd.JPG Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Papua (Foto: Biro Pers Setpres RI/Kris)

JAKARTA - Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda Nasional, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Jayapura, Papua. Bersamaan dengan peresmian Jembatan Youtefa, ia melakukan pencanangan pembangunan Papua Youth Creative Hub.

Acara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 500 tamu undangan, masyarakat, serta pejabat negara. Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan Jembatan Youtefa, berharap pembangunan infrastruktur secara masif di Papua dapat mendorong anak muda Papua untuk ikut maju.

Ia ingin agar Papua Youth Creative Hub nanti bisa menjadi pendorong bagi generasi muda Papua untuk melahirkan perusahaan rintisan baru.

"Kita harapkan nanti akan muncul unicorn baru dari Indonesia timur khususnya Tanah Papua. Akan muncul dedacorn dari sini sehingga kemajuan anak muda Papua benar-benar terwadahi dalam creative hub yang segera kita bangun," ujar Jokowi, Senin, 28 Oktober 2019 kemarin.

Jokowi di Papua

Adapun pusat pengembangan ini akan dikelola oleh sebuah perusahaan yang didirikan oleh 21 pemuda-pemudi asli Papua dari 7 wilayah adat, yang memiliki usaha, ataupun kegiatan sosial di bidang yang berbeda-beda. Perusahaan tersebut bernama PT Papua Muda Inspiratif.

Gerakan Papua Muda Inspiratif ini sejak awal didukung dan difasilitasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Kepala BIN, Budi Gunawan mengatakan, upaya anak muda Papua dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan wajib didukung.

“Anak-anak muda Papua perlu untuk didukung mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan membangun startup dan social entrepreneurship untuk kesejahteraan masyarakat Papua,” ucap Budi Gunawan, dalam siaran persnya, Selasa (29/10/2019).

Sementara itu, Direktur PT Papua Muda Inspiratif, Billy Mambrasar sekaligus Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia berkesempatan berbincang dan mempresentasikan rencana strategis itu langsung ke Presiden Jokowi.

Presiden menyambut baik dan menyatakan akan segera menindaklanjuti dan memberikan dukungan penuh. Pusat pengembangan startup, teknologi dan bisnis ini akan dibangun di Jalan Vim, di wilayah Kotaraja, Jayapura, di atas tanah seluas 1,5 hektare.

Jokowi di Papua

Di atas lahan tersebut, nantinya akan dibangun sebuah pusat pengembangan kreativitas, bisnis, dan inovasi seluas 6.000 meter persegi yang terdiri dari ruangan-ruangan untuk belajar tentang bisnis, teknologi internet, pemrograman dan dasar-dasar pengembangan start up, serta asrama untuk menampung sekitar 100 pemuda dan pemudi yang akan mengikuti program belajar bisnis selama 1-2 bulan.

Di dalam pusat pengembangan kreativitas dan bisnis startup ini, akan diselenggarakan berbagai kegiatan pengembangan diri, untuk melengkapi keahlian berbisnis seperti disebutkan diatas, termasuk di dalamnya komunikasi, kepemimpinan, dan dasar-dasar manajemen.

“Seharusnya space-space seperti ini sudah ada dari dulu, untuk menciptakan banyak pelaku usaha berbasis teknologi dan inovasi di tanah Papua," ungkap salah satu direktur dan pendiri dari PT Papua Muda Inspiratif, Neil Aiwoy.

“Kami menargetkan akan melahirkan kurang lebih 100 pemilik startup atau pergerakan sosial yang dapat ikut berkontribusi mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua di bidang-bidang kritikal," tambahnya.

Saat ini kata dia, telah terdaftar sebanyak 265 orang yang berkeinginan untuk menjadi anggota, semuanya adalah pemuda dan pemudi asli Papua. Pihaknya pun terbuka untuk semua orang agar dapat bergabung.

Pendiri PT Papua Muda Inspiratif lainnya, Paskalis Pigai menyebut bahwa pusat pengembangan kreasi dan startup ini juga akan merangkul anak-anak muda yang memiliki bakat seni dan hiburan.

“Saya selama berkuliah di UNIPA di Manokwari telah menggerakkan giat fotografer jalanan dan berharap bahwa pekerja-pekerja industri kreasi seperti kami, yang adalah anak muda asli Papua akan lebih banyak lagi. Saya berharap pusat pengembangan ini dapat membantu memfasilitasinya," kata Pigai.

Rencananya, pihaknya akan menggelar roadshow bisnis di 7 kota di Papua dan Papua Barat, dan di 4 kota studi di luar Papua, seperti Manado, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya, untuk mendorong lebih banyak lagi pemuda dan pemudi Papua untuk bergabung dalam gerakan ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini