nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertemu Wapres Ma'ruf Amin, Menlu Maroko Diskusikan Islam Moderat

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 19:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 28 337 2122811 bertemu-wapres-ma-ruf-amin-menlu-maroko-diskusikan-islam-moderat-j2w1ttSy36.jpg Wapres Ma'ruf Amin bertemu Menlu Maroko Nasser Bourita di Kantor Wapres RI, Jakarta, Senin (28/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Maroko, Nasser Bourita di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Berdasarkan pantauan Okezone, keduanya melakukan pertemuan tertutup. Usai pertemuan, Bourita menjelaskan pertemuannya dengan Ma'ruf Amin.

Bourita mengatakan, pada 2020 akan menjadi peringatan hubungan diplomatik antarkedua negara yang ke-60. Momen ini akan digunakan untuk peningkatan hubungan ekonomi, politik, dan lain-lain antarkedua negara.

"Kami akan menggunakan momen ini untuk meningkatkan hubungan ekonomi, untuk memperkuat dialog politik, dan untuk mengadakan pertukaran antara masyarakat Maroko dengan Indonesia," kata Bourita di lokasi.

Menlu Maroko Nasser Bourita usai bertemu Wapres Ma'ruf Amin. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

Selain itu, dirinya berdiskusi tentang mempromosikan Islam moderat ke seluruh dunia untuk mencegah berkembangnya radikalisme.

"Dengan yang terhormat Wakil Presiden (Ma’ruf Amin-red) kami mendiskusikan bagaimana Moroko dan Indonesia dapat mempromosikan Islam yang moderat ke seluruh dunia dan juga untuk mencegah radikalisme ke seluruh dunia," ucap Bourita.

Bourita menambahkan, Indonesia juga akan melakukan kunjungan belajar tahun depan. Ia juga berkata akan meningkatkan beasiswa untuk pelajar Indonesia ke Maroko.


Baca Juga : Ma'ruf Amin: Silakan Panggil Saya Abah Kiai Wapres

Sebelumnya, Menlu Maroko Nasser Bourita mengunjungi Menlu Retno LP Marsudi di Kemenlu. Keduanya meneken empat MoU kerja sama antardua negara. Mulai kerja sama di bidang kelautan-perikanan, industri, penanggulangan terorisme dan pertukaran informasi intelijen terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme.


Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Soroti Ketimpangan Pembangunan Ekonomi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini