nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bareskrim Tangkap Sindikat Narkotika Jaringan Malaysia-Indonesia

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 19:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 28 337 2122805 bareskrim-tangkap-sindikat-narkotika-jaringan-malaysia-indonesia-JjeTtQuJJE.jpg Bareskrim tangkap sindikat pengedar sabu jaringan Malaysia-Indonesia (Foto : Okezone.com/Puteranegara)

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap sindikat penyelundup narkotika jenis sabu asal Malaysia-Indonesia. Adapun modus operandi jaringan itu adalah menyelundupkan dengan bungkus minuman Milo.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Barskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi sebuah ekspedisi yang memberitahu ada barang yang selama 10 hari tak diambil.

"Atas seizin pihak kargo, kiriman tersebut dibuka. Hasilnya positif berisi sabu ada lima peti berisi total 30 kilogram sabu dikemas dengan minuman Milo," kata Eko dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).

Bareskrim tanghkap sindikat pengedar sabu jaringan internasional (Foto : Okezone.com/Puteranegara)

Menurut Eko, timnya langsung melakukan analisa intelijen dan menemukan adanya target lainnya berinisial SAR alias Rudi. SAR alias Rudi pun ditangkap pada 7 Oktober di wilayah Riau dengan barang bukti 29 kilogram sabu dan 30 ribu butir ekstasi.

Selanjutnya, pada tanggal 8 Oktober tim kembali melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka atas nama SFN, RLI dan BA. Ketiganya adalah orang yang menyerahkan puluhan kilogram sabu ke tersangka SAR alias Rudi.

"Dari keterangan ketiga tersangka. Mereka disuruh ambil barang bukti tersebut oleh seseorang bernama B alias I," ujar Eko.

Tim pun terus melakukan pengembangan dan pada tanggal 11 Oktober, tim menangkap B alias I ditangkap di sebuah rumah makan pecel lele di Riau. Tersangka pun mengaku masih menyimpan barang bukti yang ditimbun dengan menggunakan kulit kelapa di sebuah perkebunan.

"Dari lokasi tersebut diamankan 11 kilogram sabu, 11 ribu butir ekstasi dan 4 botol diduga codeine," ucap Eko.

Baca Juga : Polisi Periksa Laporan Wamenag Terkait Peretasan Akun Twitter

Dari hasil interogasi tersangka B alias I, ia mengaku disuruh seseorang bernama RWN alias WN menerima dua karung goni warna coklat berisi narkoba dari seseorang bernama Anwar. Adapun transaksi keduanya dengan cara ship to ship. Tersangka Anwar menggunakan speedboat dari Malaysia yang dirapatkan dengan perahu milik B alias I kemudian dilemparkan.

"Keduanya yaitu RWN alias WN dan Anwar masih dalam pengejaran," ujarnya.

Adapun total barang bukti yang diamankan dalam kasus ini yakni 70 kilogram sabu, 40 ribu butir ekstasi, satu kilogram ketamine dan 4 botol cairan diduga codeine.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini