nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda Indonesia Harus Berkarakter Moral agar Terhindar Paham Radikal

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 18:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 28 337 2122780 pemuda-indonesia-harus-berkarakter-moral-agar-terhindar-paham-radikal-gowLSpwbyo.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa generasi pemuda dan pemudi Indonesia dewasa ini harus memiliki karakter moral yang kuat agar dapat terhindar atau terpapar oleh paham radikalisme serta terorisme.

Direktur Pembinaan Ketertiban Masyarakat Baharkam Polri, Brigjen Edi Setio mengungkapkan pemuda dan pemudi Indonesia dewasa ini juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yanf kuat agar mampu meneruskan perjuangan pejuang zaman lalu.

Ilustrasi

Hal tersebut disampaikan Edi dalam acara FGD Polri bertajuk 'Semangat Sumpah Pemuda 1928 Menghadapi Ancaman Saat Ini Nasionalisme' di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (28/10/2019).

"Kemudian yang diinginkan dalam sumpah pemuda sekarang ini adalah pemuda harus memiliki karakter moral dan kinerja. Pemuda yang iman bertakwa berintegitras tinggi, ikhlas tuntas, punya skill leadership," kata Edi.

Menurut Edi, tantangan dan ancaman saat ini sudah dalam skala globalisme. Oleh sebab itu, Edi menyebut pihaknya melakukan beberapa upaya pencegahan agar para pemuda tidak terpapar radikalisme.

"Memang itu menjadi hal yang kerja keras kami, kalau di Binmas, sistem kerjanya ada namanya reentiv, preventif, dan penegakan hukum," tutur Edi.

Baca Juga : KPK : Pemuda Harus Terdepan Berantas Korupsi di Indonesia

Karena itu, demi menguatkan fungsi pembinaan di masyarakat, kata Edi, jajarannya didorong untuk melakukan menyentuh masyarakat dengan metode jemput bola.

"Tambahan target door to door system. Jadi kita punya aplikasi yang mengontrol kerja teman-teman di lingkungan masyarakat. Kalau mereka tidak melakukan fungsi mereka, risikonya tidak bisa naik pangkat, tidak sekolah dan lain-lain," tutup Edi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini