Wapres Ma'ruf Amin Soroti Ketimpangan Pembangunan Ekonomi

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 28 Oktober 2019 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 28 337 2122663 wapres-ma-ruf-amin-soroti-ketimpangan-pembangunan-ekonomi-Lcgwchh5e3.jpg Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin mengajak seluruh komponen bangsa untuk menghilangkan kesenjangan sosial antara orang kaya dan miskin di Indonesia. Dia berbicara keadilan ekonomi melalui pemerataan pembangunan.

Hal itu dikatakan Ma'ruf saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Besar (Mubes) X Pemuda Pancasila di Hotel Sultan, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).

"Kita harus berusaha menghilangkan disparitas/kesenjangan antara yang kuat dan yang lemah. Karena kesalahan kita di dalam membangun akan menimbulkan terjadinya kesenjangan," ucapnya.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan, pembangunan yang dimulai dari kalangan atas justru melahirkan konglomerasi yang tidak memberi dampak apapun kepada masyarakat kelas bawah.

Baca Juga: Ma'ruf Amin, Tokoh Ulama yang Jadi Wakil Presiden

Karena itu, seyogianya pembangunan harus dimulai dari bawah agar terjadi pemerataan ekonomi yang manfaatnya dirasakan semua lapisan. Itulah yang disebut bottom up economic development.

"Cara membangun yang mungkin dulu dibangun dari atas melahirkan konglomerasi, yang diharapkan tadinya supaya nanti netes ke bawah, ternyata tidak netes-netes. Yang bawah makin lemah, yang atas makin kuat," ucapnya.

Maruf Amin Foto: Setwapres

"Oleh karena itu, pembangunan kita juga harus kita lakukan dari bawah, melakukan bukan hanya top-down tapi bottom-up economic development, membangun ekonomi dari bawah, tapi bukan dengan membenturkan yang bawah dengan yang atas, yang kuat dengan yang lemah, tapi bagaimana melakukan kolaborasi kemitraan," sambung Ma'ruf.

Ekonomi berkeadilan, sambung dia, menitikberatkan pada kolaborasi antara kelompok yang kuat dan lemah. Dengan demikian, pemerataan ekonomi sama-sama dinikmati oleh semua kalangan.

Baca Juga: Melihat Lagi Sosok Jokowi, Presiden dari 'Wong Cilik'

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini