nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Jenazah Tukang Ojek Korban Penembakan di Papua Diterbangkan ke Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 14:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 28 337 2122643 2-jenazah-tukang-ojek-korban-penembakan-di-papua-diterbangkan-ke-makassar-EXDHNALo89.jpg Jenazah korban penembakan di Papua dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Dua jenazah korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata di Intan Jaya, Papua diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua jenazah diterbangkan dari Kabupaten Mimika, Papua pada Minggu 27 Oktober 2019 petang.

Kedua warga yang bekerja sebagai tukang ojek di Kampung Pugisiga Intan Jaya yakni Rizal (31) warga Kabupaten Jeneponto, Sulsel dan La Soni (27) warga Sulawesi Tenggara.

Saat tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, kedua jenazah disambut isak tangis haru oleh pihak keluarga dan kerabatnya yang telah menunggu kepulangannya.

Baca Juga: TNI-Polri Buru KKB Pembunuh 3 Tukang Ojek di Intan Jaya Papua

Saudara korban Rizal, Mansyur mengatakan, pihak keluarga sangat sedih atas kejadian tersebut. "Punya 2 orang anak, terakhir kali menghubungi istrinya beberapa saat sebelum kejadian pada hari Jumat kemarin," kata Mansyur.

Korban penembakan di Papua dibawa ke Makassar Foto: Herman

Jenazah Rizal rencanaya akan dikebumikan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Sementara jenazah La soni kembali diterbangkan menggunakan pesawat udara, dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ke Kendari untuk segera untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara.

Sebelumnya, 3 warga yakni Rizal, La Soni dan Herianto bekerja sebagai tukang ojek di Papua, menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata.

Mereka ditembak saat mengantarkan penumpang dari Distrik Sugapa ke Distrik Hitadipa, Intan Jaya Papua.

Baca Juga: Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini