nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ma'ruf Amin: Silakan Panggil Saya Abah Kiai Wapres

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 13:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 28 337 2122618 ma-ruf-amin-silakan-panggil-saya-abah-kiai-wapres-SqKd0lsGCV.jpg Ma'ruf Amin. (Foto: Dok Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA Wakil Presiden Ma'ruf Amin mempersilakan masyarakat memanggil dirinya dengan berbagai sebutan. Saat ini ia biasa dipanggil dengan sebutan Abah, Kiai, ataupun Wapres. Dia pun mempersilahkan jika ada yang mau memanggil dengan gabungan tiga sebutan itu.

"Banyak orang bingung menyebut saya. Ada yang nyebut Abah, Pak Kiai, sekarang ada yang nyebut Wapres. Silakan nyebut Abah, Kiai, Wapres. Boleh juga Abah Kiai Wapres," kata Ma'ruf Amin di acara penutupan Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Baca juga: Ma'ruf Amin: Kalau Tak Ada Perlawanan dari Pemuda, Belum Tentu Indonesia Merdeka 

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini merasa muda karena berbicara di hadapan pemuda. Namun yang dirasa muda bukan umurnya, tetapi semangatnya yang membara seperti kaum muda.

Wapres Maruf Amin di Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila (Foto: Ist/KIP-Setwapres)

Ma'ruf kemudian berbicara peran pemuda di era kemerdekaan. Ia mengatakan pemuda adalah generasi pertama yang menyadari pentingnya keindonesiaan, kebangsaan, dan persatuan bangsa.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Andalkan Santri Adang Radikalisme dan Terorisme 

Ia menyatakan pemuda berperan mengusir penjajah hingga memaksa tokoh bangsa memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Di sisi lain, Ma'ruf Amin juga berpesan kepada Pemuda Pancasila agar terus menjaga Pancasila dari berbagai ancaman dan rongrongan. Ideologi negara ini harus abadi sebagaimana jargon ormas Pemuda Pancasila.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Penutupan Mubes Pemuda Pancasila 

"Karenanya maka semangat kita harus terus bagaimana mengawal Pancasila agar Pancasila tetap abadi seperti apa yang diteriakkan oleh Pemuda Pancasila. Ini saya kira semangat yang tidak boleh pudar, yaitu bagaimana mengawal, menjaga NKRI dari berbagai elemen bangsa yang ingin merusak keutuhan bangsa ini," jelas Ma'ruf Amin.

"Karena bagi kita adalah NKRI harga mati. Baik itu (ancaman) sifatnya gerakan-gerakan separatis, radikalis, maupun terorisme," ucapnya.

Baca juga: JK ke Ma'ruf Amin: Tugas Wapres Tak Mudah, Kekuatannya Ada di Hasil Rapat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini