nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komisaris PT Golden Mercy Diperiksa KPK Terkait Izin Reklamasi Kepri

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 10:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 28 337 2122521 komisaris-pt-golden-mercy-diperiksa-kpk-terkait-izin-reklamasi-kepri-Y6UOqBKdec.jpg Ilustrasi Gedung KPK (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap PT Golden Mercy, Evana terkait kasus dugaan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut proyek reklamasi di Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam jadwal pemeriksaan yang dirilis KPK, Evana akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Ilustrasi Gedung KPK

Secara paralel, penyidik lembaga antirasuah juga melakukan pemeriksaan terhadap Tuti Ermawati seorang Ibu Rumah Tangga.

"Dia juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Nurdin Basirun," ujar Febri.

KPK menetapkan Nurdin Basirun (NBA) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin prinsip dan lokasi proyek reklamasi di wilayahnya tahun 2018-2019. Dia juga ditetapkan sebagai tersangka penerima sejumlah gratifikasi.

Baca Juga : Maknai Sumpah Pemuda, Anies: Tantangan Terbesar Merawat Persatuan

Selain Nurdin Basirun, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya. Ketiganya yakni, Kadis Kelautan dan Perikanan, Edy Sofyan (EDS); Kabid Perikanan Tangkap, Budi Hartono (BUH); dan pihak swasta, Abu Bakar (ABK). Ketiganya ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan suap izin proyek reklamasi di Kepri.

Nurdin Basirun diduga menerima suap sebesar 11.000 Dollar Singapura dan Rp45 Juta. Uang tersebut diberikan secara bertahap dari pengusaha Abu Bakar untuk membantu mendapatkan izin pembangunan resort dan kawasan wisata di area reklamasi. (aky)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini