nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilik Kontrakan Sudah Diingatkan Warga soal Istri Terduga Teroris yang Bercadar

Wijayakusuma, Okezone · Minggu 27 Oktober 2019 07:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 27 337 2122252 pemilik-kontrakan-sudah-diingatkan-warga-soal-istri-terduga-teroris-yang-bercadar-eR82ORWOve.jpg Tim Densus 88 Antiteror Polri (Foto: Okezone)

BEKASI - Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat. Terduga yang berinisial JF (36) ditangkap di rumah kontrakannya di Perumahan PUP Jalan Gunung Kawi RT 06/RW 10, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 26 Oktober 2019 kemarin.

Menurut informasi yang dihimpun Okezone, JF termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD), dan diduga terlibat dalam perakitan switching bom bersama tiga rekannya yang lain.

JF diketahui tinggal di kontrakan tersebut bersama sang istri, Fitri Wahyuni (38). Awalnya ia tak mengetahui perihal penangkapan JF yang saat itu pamit untuk menambal sepeda motor. Tiga jam usai berpamitan, Fitri pun merasa heran karena suaminya tak kunjung kembali. Hingga akhirnya polisi datang dan menggeledah kediaman JF.

Siswati (53), sang pemilik kontrakan mengatakan JF dan istrinya baru menempati kontrakan tersebut sekitar 4 bulan lalu. "Tinggal di kontrakan nomor 3. Seluruhnya ada 6 kontrakan," katanya.

Sebelum mengetahui keterlibatan JF dalam jaringan teroris, Siswati mengaku sudah pernah diperingatkan oleh warga sekitar lantaran tampilan istri JF yang memakai cadar.

"Warga sekitar pernah menegur saya, kalau ada yang ngontrak di tempat ibu orang bercadar, kalau bisa ditolak. Takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua RW 10, Rohman mengungkapkan dirinya pernah menyinggung tentang surat nikah serta keterlibatan terduga dalam aksi terorisme.

"Awal ngontrak itu sudah pernah saya tanyakan soal surat nikah sama KK. Yang bersangkutan juga ngakunya tidak terlibat aksi terorisme," paparnya.

Dari penggeledahan di lokasi, petugas lalu mengamankan 3 unit ponsel, buku kuliah serta tas berisi pakaian.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap seorang terduga teroris inisial SG (39) di Perumahan Griya Setu Permai Jalan Flamboyan 2 Blok F3 Nomor 12A RT 07/ RW 10, Desa Cileduk, Setu, Kabupaten Bekasi. SG disebutkan berbaiat kepada ISIS, dan sempat mengikuti pelatihan di Gunung Ciremai pada 29 Maret 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini