nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pegawai Kementerian PUPR Dipanah OTK di Papua

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2019 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 26 337 2122068 pegawai-kementerian-pupr-dipanah-otk-di-papua-dkD6p5wkML.jpg Ilustrasi garis polisi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Terjadi penyerangan menggunakan busur panah oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) terhadap pegawai di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan karyawan PT. Agung Mulia Iriana, Jumat 25 Oktober 2019. Lokasi penyerangan di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, berdasarkan informasi dari rekan korban, saat itu rombongan karyawan hendak menuju ke Kali Seng untuk mengecek proyek pekerjaan jalan.

Saat tiba di Kali Bele Km 45, mereka melihat ada truk yang sedang mogok di pinggir jalan. Rombongan kemudian berhenti dengan tujuan untuk membantu. Setelahnya rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kali Seng.

Namun tiba-tiba rombongan dikejar oleh warga dengan motor untuk menyita HP salah satu karyawan yang sempat digunakan untuk memotret masyarakat. Setelah penyitaan mereka kemudian kembali melanjutkan perjalanan, namun salah satu karyawan merasa tak nyaman karena rombongan diikuti oleh sekelompok orang. Mereka pun memutuskan untuk menghentikan perjalanan dan kembali ke Kota Dekai.

Baca juga: Sejumlah Pekerja Bangunan di Wamena Dikabarkan Diserang OTK, 1 Orang Tewas

“Sesaat setelah memutar balik kendaraan menuju Kota Dekai, tiba-tiba datang sekelompok masyarakat yang menghadang kendaraan tersebut dan seketika itu masyarakat tersebut langsung menyerang rombongan Karyawan PT Agung Mulia dengan menggunakan busur panah sehingga mengakibatkan 2 orang karyawan, La Hanafi dan Heri Sugianto terkena panah. Kemudian korban di larikan ke RSUD Dekai,” ujar Ahmad Musthofa dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (26/10/2019).

La Hanafi merupakan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBPJN XVIII Jayapura, sedangkan Heri Agus Suprianto (50) adalah karyawan PT Agung Mulia Iriana.

Akibat serangan ini, La Hanafi mengalami luka panah di perut bagian belakang tembus paru, dan korban Heri Sugianto mengalami luka panah pada bagian dada atas sebelah kanan.

Polisi yang menerima laporan penyerangan ini kemudian mendatangi TKP dan melihat kondisi korban di RSUD Dekai. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus ini telah di tangani oleh Sat Reskrim Polres Yahukimo.

Ahmad Musthofa menambahkan, untuk sementara korban masih dirawat di RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo, sembari menunggu proses evakuasi atau dirujuk pada hari Sabtu 26 Oktober 2019 ke Jayapura.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini