nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Dapat Jatah di Kabinet Jokowi, Hanura: Ada Kemarahan dari Kader

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2019 13:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 26 337 2122045 tak-dapat-jatah-di-kabinet-jokowi-hanura-ada-kemarahan-dari-kader-LT4uuC05MS.jpg Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Bona Simanjuntak. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Partai Hanura tidak mendapat jatah menteri maupun wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Padahal Hanura merupakan salah satu partai pengusung, namun tidak mendapat satu pun jabatan di pemerintahan.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Bona Simajuntak mengungkapkan ada kekecewaan dari para kader setelah tidak masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurut dia wajar jika partai pengusung mendapat posisi tertentu di kabinet.

Baca juga: Jokowi: Lebih 266 Orang Kecewa karena Tak Terpilih Jadi Menteri 

"Kalau melihat sebenarnya prinsip dasar Hanura pengusung punya harga sendiri. Kalau etika politik, wajar kalau beberapa daerah kader kami cukup ada kemarahan bahwa tidak ada semacam penilaian khusus ke Hanura," kata Bona dalam Diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Kabinet Bikin Kaget' di D'Consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2019).

Kabinet Indonesia Maju. (Foto: Okezone)

Ia mengatakan, Hanura telah memberi dukungan penuh dan tulus kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin saat kampanye Pilpres 2019. Bahkan, menurut Bona, hal itu berdampak pada tidak lolosnya Hanura ke Parlemen Senayan.

Baca juga: Zainut Tauhid Jadi Wamenag, Posisinya di MUI Dibahas Selasa Depan 

"Tetapi dalam perjalanan kami memang harus berkorban, sehingga tidak ada lagi kursi di parlemen. Walau kekecewaan ada, kami tetap jalankan dukungan, tidak setengah hati," terangnya.

Bona pun mengkritik ucapan Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman yang menyatakan komposisi Kabinet Indonesia Maju sudah cukup.

Baca juga: PKB Minta Wakil Menteri Ditambah Lagi, Pengamat: Sudah Cukup 

Wakil menteri Kabinet Indonesia Maju. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

"Presiden tidak bilang gitu kok, kan jadi lucu. Mungkin kalau mau lihat ke depan Jokowi fokus ke SDM, kita lihat dari istana dulu deh SDM-nya bagaimana, gitu kan. Apakah dengan seperti ini kabinet seperti ini bisa memberikan SDM yang baik, gitu kan. Bagaimana ke depannya, walaupun kami dari Partai Hanura tetap solid mendukung Pak Jokowi," tuturnya.

Baca juga: Menebak Dua Alasan Jokowi Pilih Trenggono Jadi Wamenhan Dampingi Prabowo 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini