nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mayat PNS di Palembang Ternyata Dicor Teman Sekantor

Melly Puspita, Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2019 02:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 26 337 2121940 mayat-pns-di-palembang-ternyata-dicor-teman-sekantor-B0NpMBTQLK.jpg Mayat PNS di Palembang Dicor Dibongkar Polisi (foto: Ist)

PALEMBANG - Aprianita (50), Pegawainya Negeri Sipil (PNS) di kementerian PU Balai Besar Palembang ditemukan tewas dan tubuh dicor semen, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat Palembang, Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Polisi menduga, pelaku sengaja menutupi tubuh korban dengan semen lantaran takut bau tubuh korban yang mulai membusuk nantinya mengundang kecurigaan warga sekitar.

Baca Juga: PNS Palembang Tewas Diduga Dibunuh, Mayatnya Dicor di Pemakaman 

Mayat PNS di Palembang Dicor (foto: Ist)

Terungkapnya kasus pembunuhan sadis ini terungkap setelah keluarga korban melakukan Aprianita hilang semenjak 9 Oktober 2019 lalu. Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut termasuk memeriksa sejumlah orang yang diyakini bersama korban terakhir kali.

Tidak butuh waktu lama, Subdit III Jatanras Polda Sumsel unit I yang menangani kasus itu kemudian mendapati Yudi Tama Redianto (40) merupakan orang yang terakhir kali bersama korban.

Yudi Tama adalah teman korban dan sempat satu kantor meskipun status Yudi masih merupakan tenaga Honorer. Polisi menetapkan Yudi sebagai dalang atau otak pembunuhan.

Meskipun sebelumnya pelaku ini bersikeras tidak terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Aprianita. Pelaku kemudian dibawa oleh anggota Subdit III Jatanras Polda Sumsel untuk mencari lokasi korban dikubur.

Baca Juga: Ingin Bayar Utang, Pria Ini Bunuh Sopir Mobil Online 

Mayat PNS di Palembang Dicor (foto: Ist)

Walapun sudah dibawa ke lokasi, pelaku masih terus berkilah bahwa dia tidak ikut mengubur dan menyemen korban. Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yudhi Suhariadi mengatakan meskipun sudah 2 minggu terakhir pelaku sudah diinterogasi oleh pihaknya dan dicurigai sebagai dalang pembunuhan.

"Sejak awal sudah dicurigai YD, tetapi dia tidak mengakui," kata AKBP Yudhi Suhariadi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini