Baru Dibentuk, Komisi I DPR Janjikan Kesejahteraan Prajurit TNI

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 25 Oktober 2019 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 25 337 2121884 baru-dibentuk-komisi-i-dpr-janjikan-kesejahteraan-prajurit-tni-jMvt4vbTkD.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bambang Kristiono mengatakan pihaknya akan fokus memperkuat pertahanan negara dan ketahanan pangan rakyat Indonesia. Hal itu untuk menunjukkan kedaulatan masyarakat di mata dunia internasional.

Ia menjelaskan, ke depan dirinya akan fokus pada kerja-kerja dan program-program di Komisi I. Ia mengaku akan memprioritaskan kesejahteraan prajurit TNI, sebagai konsentrasi kerja dan perjuangannya.

"Saya akan fokus di masalah kesejahteraan prajurit. Karena menurut saya, kesejahteraan prajurit masih kurang mendapat perhatian, sehingga kerja-kerja humanis seperti ini masih sangat dibutuhkan untuk meningkatkan taraf kehidupan prajurit di masa depan," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (25/10/2019).

Ia menuturkan, dirinya akan melakukan pendataan kebutuhan yang masih banyak belum terpenuhi oleh prajurit TNI yang melakukan penjagaan di daerah plosok. Selain itu, nasib para purnawiran juga harus diperhatikan.

Ilustrasi

"Hal yang sama juga akan saya lakukan untuk Angkatan Laut dan Angkatan Udara tentunya sebagian yang tidak terpisahkan dari prajurit TNI," ujarnya.

Menurut dia, jika dilihat secara global maka bidang pertahanan juga tidak bisa dipisahkan dengan bidang pertanian. Di mana ketahanan pangan suatu bangsa akan sangat berpengaruh kepada kekuatan pertahanannya.

"Ketahanan pangan merupakan salah satu faktor penentu dalam stabilitas nasional suatu negara, baik di bidang ekonomi, keamanan, politik maupun sosial," kata dia.

Saat ini, lanjut dia, negara-negara di seluruh dunia yang berada di luar garis equator mulai menyiapkan diri untuk menghadapi krisis pangan, energi dan air dengan menyerang secara diam-diam negara-negara equator, termasuk Indonesia untuk dikuasai kekayaan-kekayaan alamnya.

"Kelemahan-kelemahan kita di bidang sosial, politik, uang, ekonomi, budaya bangsa dan Hankam akan menjadi celah bagi negara-negara asing untuk masuk dan mulai menguasai kekayaan alam Indonesia. Kepedulian untuk sektor pertanian akan tetap saya perjuangkan. Karena ini dua hal yang saling berkaitan," pungkasnya.(kha)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini