nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tunjuk 12 Wamen, Jokowi Ingin Kabinet Indonesia Maju Bekerja Cepat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 25 Oktober 2019 19:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 25 337 2121834 tunjuk-12-wamen-jokowi-ingin-kabinet-indonesia-maju-bekerja-cepat-4HLxkygGuV.jpg Presiden Jokowi dan Wakil Menteri Indonesia Maju (Foto: Okezone/Arif)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Kabinet Indonesia Maju bisa bekerja lebih cepat dengan menunjuk 12 wakil menteri (Wamen) di 11 kemerinterian.

"Presiden pengen cepat kerjanya. Jadi harus dibantu oleh banyak wamen. Beliau mengharapkan Wamen ini bisa membantu masing-masing. Kalau dilihat dari komposisinya kan menarik banget. Praktis semuanya kan profesional yang ada kekhususan," ujar Stafsus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Fadjroel mencontohkan Wahyu Trenggono yang diangkat Jokowi sebagai Wamenhan. Menurut dia, sosok mantan Bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf itu sangat berpengalaman di bidang korporasi pembangunan industri.

"Jadi beliau akan bantu Pak Prabowo dalam upaya industrialisasi pertahanan negara, tapi di dalam negeri," jelasnya.

Jokowi

Baca Juga: Ini Susunan Lengkap 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju

Fadjroel menilai susunan Kabinet Indonesia Maju telah mewakili seluruh elemen bangsa Indonesia. Menurut dia, semua tokoh telah mewakili setiap pulau ada yang di Tanah Air.

"Jawa, Sumatera, Kalimantan ada putra Dayak. Putra Papua sudah ada. Putra dari Sulawesi, Sulawesi Utara ya. Jadi semuanya sudah lengkap selesai, InsyaAllah terwakili. Ditambah tadi Wamenag kan beliau santri Nahdliyin. Saya pikir itu penting dicatat semuanya sudah insyaAllah aman," tuturnya.

Fadjroel tak menampik adanya elemen relawan terakomodir dengan penambahan 12 Wamen itu. Salah satunya Budi Arie yang merupakan Ketum Projo yang diangkat sebagai Wamen Desa.

"Itu sesuai keahliannya kan. Karena Pak Budi Arie ini sahabat saya di UI sebenarnya, dan dia mampu bangun jaringan Projo ke seluruh Indonesia dan itu nanti akan dibutuhkan untuk pembangunan desa, saya pikir itu menarik banget. Jadi praktis ini sebenarnya betul-betul ingin mencerminkan wajah persatuan Indonesia dan wakil menteri punya kekhususan membantu para menterinya," paparnya.

Meski demikian, Fadjroel menampik bahwa 12 posisi Wamen di Kabinet Indonesia bersatu merupakan bagi-bagi kursi kekuasaan.

"Tepatnya ini untuk mengambil putra-putri terbaik Indonesia, kemudian yang kedua tepatnya inilah wajah persatuan Indonesia dan sekali lagi tidak pernah ada menteri/wakil menteri yang visinya di luar Pak Presiden," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini