Jokowi Angkat 12 Wakil Menteri, PAN Pertanyakan Ide Pangkas Birokrasi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 25 Oktober 2019 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 25 337 2121827 jokowi-angkat-12-wakil-menteri-pan-pertanyakan-ide-pangkas-birokrasi-70Gbo2DV6w.jpg Saleh Pantaonan Daulay (Foto Sindo)

JAKARTA - Wakil Sekertaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay mengkritik keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat 12 wakil menteri. Menurutnya itu bertentangan dengan gagasan Jokowi memangkas birokrasi.

“Pertanyaannya apakah ini tidak bertentangan atau kontradiktif dengan gagasan presiden untuk memangkas birokrasi di pemerintahan itu tadi,” kata Saleh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Dalam pidato perdana usai dilantik sebagai Presiden periode 2019-2024, Jokowi berjanji menyederhanakan birokrasi pemerintahan yang saat ini dinilai masih terlalu gemuk.

Saleh menilai jika memang Jokowi serius ingin merampingkan birokrasi pemerintahan, maka harusnya tidak perlu mengangkat wakil menteri. Namun, cukup dengan memaksimalkan peran direktur jenderal (dirjen) dan deputi yang ada di hampir semua kementerian.Wamen Kabinet Indonesia Maju

Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju (Okezone.com/Arif)

Saleh mempertanyakan bagaimana nanti pembagian tugas antara wakil menteri dan dirjen serta deputi nantinya.

"Dirjen-dirjen ini adalah pembantu menteri, artinya sudah ada yang membantu di dalam itu. Nah, sekarang ditaruh lagi wakil menteri yang tugasnya juga kelihatannya untuk membantu melancarkan tugas menteri,” tuturnya.

Baca juga: Ini Susunan Lengkap 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju

“Bagaimana ini job description-nya? Apakah wamen ini nanti hanya dipakai untuk tugas-tugas dalam hal ini seremonial saja, misalnya membuka pelatihan, membuka rapat dan lain sebagainya. Atau mungkin bisa mengeksekusi program," ujar dia.

Sementara itu juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, pengangkatan 12 wakil menteri oleh Jokowi untuk mempercepat kerja Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Jokowi Angkat 12 Wakil Menteri, PKB Ingatkan soal Matahari Kembar

"Presiden pengen cepat kerjanya. Jadi harus dibantu oleh banyak wamen. Beliau mengharapkan Wamen ini bisa membantu masing-masing. Kalau dilihat dari komposisinya kan menarik banget. Praktis semuanya kan profesional yang ada kekhususan," katanya di Istana Negara, Jakarta.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini