Jadi Calon Kapolri, Idham Aziz Pernah Tangkap Tommy Soeharto Hingga Lumpuhkan Dr Azhari

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 24 Oktober 2019 23:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 24 337 2121443 jadi-calon-kapolri-idham-aziz-pernah-tangkap-tommy-soeharto-hingga-lumpuhkan-dr-azhari-g3CHN1LKBn.jpg Calon Kapolri Komjen Idham Azis (foto: Humas Polri/Ist)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan nama Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR RI menggantikan Jenderal Tito Karnavian pada Rabu (23/10/2019).

Sebagai calon tunggal Kapolri, Idham merupakan salah satu perwira tinggi (Pati) Polri yang punya segudang prestasi, berbagai jabatan di Korps Bahayangkara pun pernah ditempati hingga ke kursi Kepala Bareskrim Polri.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Kapolri, Idham Azis Punya Harta Rp5,5 Miliar 

Selain karir yang cemerlang, Idham juga sering dilibatkan dalam tim satuan tugas untuk mengungkap perkara-perkara yang menjadi sorotan publik karena punya latar belakang sebagai reserse dan anti teror.

Komjen Idham Azis Calon Kapolri (foto: Okezone) 

Misalnya pada Desember 2001, Idham jadi anggota Tim Kobra untuk menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto di bawah pimpinan Tito Karnavian. Saat itu, Idham bertugas di Unit Harda Polda Metro Jaya.

Selain itu, pria kelahiran 30 Januari 1963 juga ikut menumpaskan otak bom Bali Dr Azhari di Batu, Malang pada 2005. Saat itu, Idham menjabat Kepala Unit Riksa Subden Investigasi Densus Polri.

Lagi-lagi, Idham kerja bareng Tito dan tim lain di antaranya Petrus Reinhard Golose, serta Rycko Amelza Dahniel dan lainnya. Mereka mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Kapolri saat itu Jenderal Sutanto.

Usai berhasil melumpuhkan otak bom Bali Dr Azhari pada 9 November 2005, Idham kembali mendampingi Tito terbang ke Poso, Sulawesi Tengah untuk menuntaskan kasus mutilasi tiga gadis Kristen.

Selanjutnya, Idham juga ikut menumpaskan dua teroris kelompok Santoso di Poso, Sulawesi Tengah. Saat itu, Idham menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

Saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Idham berhasil mengungkap pelaku kasus pembunuhan dan sodomi 14 anak jalanan yang ditangkap pada 9 Januari 2010.

Baca Juga: Ini Pekerjaan Rumah Idham Azis saat Jadi Kapolri

Saat jadi Kapolda Metro Jaya, Idham mengungkap kasus penyeludupan narkotika jenis ganja seberat 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta, dan penyelundupan satu ton sabu-sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer, Banten.

Ketika Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Idham Aziz juga berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjadi kondusif dan aman.

Kemudian, Idham terlibat juga dalam operasi camar maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah pada awal tahun 2015.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini