nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istri Imam Nahrawi Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 19:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 24 337 2121368 istri-imam-nahrawi-irit-bicara-usai-diperiksa-kpk-JnDYMHjYyy.jpg Istri Imam Nahrowi, Shobibah Rohmah/jilbab merah usai diperiksa KPK (foto: Okezone.com/Arie)

JAKARTA - Istri mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, ‎Shobibah Rohmah, rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sore hari ini. Ia diperiksa sebagai saksi terkait ‎kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI tahun anggaran 2018.

Usai diperiksa, Shobibah Irit bicara. Ia hanya meminta doa untuk percepatan proses hukum yang menyeret suaminya.

"Enggak ada. Mohon maaf ya, makasih ya. Mohon doanya aja buat bapak," kata Shobibah di pelataran Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

 Baca juga: Istri Imam Nahrawi Dipanggil KPK Terkait Kasus Dana Hibah KONI

Berdasarkan ‎jadwal pemeriksaan pada hari ini, Shobibah diperiksa sebagai saksi untuk proses penyidikan suaminya, Imam Nahrawi. Namun, ia menyangkal diperiksa untuk Imam Nahrawi. Shobibah mengklaim dimintai kesaksiannya untuk tersangka Miftahul Ulum.

"Saya saksinya Pak Miftahul Ulum bukan saksinya bapak," klaimya.

KPK sendiri telah menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).

 Baca juga: KPK Periksa Sesmenpora untuk Tersangka Imam Nahrawi

Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini