Disebut Ditolak Kiai Jadi Menag, Fachrul Razi: Kalian Senang Mendramatisasi!

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 24 Oktober 2019 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 24 337 2121236 disebut-ditolak-kiai-jadi-menag-fachrul-razi-kalian-senang-mendramatisasi-AjGrLGKVSH.jpg Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penunjukkan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama (Menag) disebut banyak penolakan oleh para kiyai, lantaran tak mempunyai latar belakang Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah. Lalu apa tanggapan Fachrul Razi?

"Jangan bilang penolakan, kalian medramatisasi. Nggak ada cerita penolakan. Dengan senang hati, semua kiai-kiai itu sahabat saya dan sama-sama misinya sama bagaimana membangun bangsa yang lebih baik membangun umat yang baik. Jadi nggak mungkin ada penolakanlah," kata Fachrul Razi kepada wartawan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

 Baca juga: PPP Sebut Beberapa Menteri Kabinet Jokowi Perlu Wakil

Fachrul Razi memastikan akan bertemu para kiai, hingga seluruh pemuka agama yang ada di Tanah Air.

"Ya semua dong, semua yang Protestan yang Katholik yang Hindu yang Islam semua saya datangin," papar dia.

Ia pun menolak bila jabatannya sebagai Menag mendapat tanggapan negatif dari PBNU maupun Muhammadiyah. Meski demikian, ia memastikan akan berkunjung ke dua ormas Islam di Indonesia itu.

"Itu kan sahabat semua sama-sama punya misi yang sama bagaimana membangun umat bagaimana membangun bangsa. Kalian mudah sekali kata-kata penolakan," imbuhnya.

Fachrul Razi membenarkan banyak ormas keagamaan yang belum percaya akan kinerjanya nantinya memimpin Kemenag. Ia pun akan menjelaskan hal itu saat bertemu para tokoh agama tersebut.

 Baca juga: Prabowo Jadi Menhan, Sandiaga Uno: Memberikan Sinyal Persatuan

"Tinggal menjelaskan itu aja. Kalau nolak enggaklah, orang misinya saya dengan kita semua sama dong," tuturnya.

Fachrul Razi menerangkan, dirinya akan membenahi dengan mengevaluasi sistem yang ada di Kemenag. Ia pun akan menyiapkan program untuk meredam radikalisme yang ada di Tanah Air.

"Ya kita kan baru masuk semua lah kita benahi. Nggak saya aja, yang lama meski dia lama tetap aja berbenah. Semua orang berbenah, evaluasi," tandasnya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini