nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AHY Tak Jadi Menteri Jokowi, Demokrat Akan Memilih Oposisi?

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 24 Oktober 2019 09:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 24 337 2121043 ahy-tak-jadi-menteri-jokowi-demokrat-akan-memilih-oposisi-LDHAFH2hx4.jpeg Agus Harimurti Yudhoyono saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta (Fakhrizal/Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju. Tak ada kader Partai Demokrat di dalamnya. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sebelumnya digadang-gadang bakal jadi menteri, ternyata tak dipilih oleh Jokowi. Bagaimana sikap Demokrat?

AHY yang merupakan putra Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dua kali bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan pada Mei 2019, yang membuat kabar merapatnya Demokrat ke Jokowi merebak saat itu meski di Pilpres partai itu mendukung Prabowo-Sandiaga.

Isu AHY bakal jadi menteri terus berembus. Saat Jokowi menerima SBY di Istana pada 10 Oktober 2019, isu itu makin kencang bahkan disebut-sebut jadi jalan untuk memuluskan AHY masuk kabinet.

Baca juga: AHY: Jika Rakyat Membutuhkan, Saya Siap Jadi Menteri

AHY sendiri mengakui dirinya siap jika diminta jadi menteri. “Jika rakyat dan negara membutuhkan kontribusi generasi muda, tentunya kita siap (jadi menteri)," kata AHY pada 19 Juli lalu.demokrat

Tapi, AHY tak dipilih oleh Jokowi meski Demokrat sebelumnya mengatakan kalau mantan calon gubernur DKI Jakarta itu cocok masuk kabinet.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan merespons soal tak ada kadernya di jajaran Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya memilih menteri adalah hak prerogatif Presiden yang tak bisa dipengaruhi pihak mana pun.

Hinca mengatakan Demokrat belum memutuskan apakah akan mendukung pemerintahan atau berada di luar sebagai penyeimbang alias menjadi oposisi, karena keputusan soal itu akan diumumkan nanti secara resmi oleh SBY dalam pidato politiknya.

“Sambil menunggu pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran PD lima tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa, diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri," tuturnya.

“Partai Demokrat mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu.”

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini