nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Din Soroti Arahan Jokowi ke Menag Berantas Radikalisme

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 16:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 23 337 2120798 kritik-fachrul-razi-din-ganti-saja-kemenag-jadi-kementerian-antiradikalisme-wk06p6Jizp.jpg Din Syamsuddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsudin menyoroti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi untuk mengatasi radikalisme.

"Tadi diberitakan dewan pertimbangan MUI mengkritisi kalau menteri agama baru memberantas radikalisme, waduh sebut saja itu kementerian antiradikalisme," katanya di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Baca Juga: Soal Paham Radikalisme, Menag: Pokoknya Hantam!

Fachrul Razi Calon Menteri Jokowi yang Pernah Berseberangan dengan Prabowo

Seharusnya, tugas Kementerian Agama (Kemenag), bukan memberantas hal semacam itu. Namun, Kemenag memiliki peranan untuk membangun bangsa.

"Kementerian Agama itu membangun moralitas bangsa, mengembangkan keberagamaan ke arah yang positif konstruktif bagi bangsa menjaga kerukunan meningkatkan kerukunan kualitas keagamaan, itu fungsi - fungsinya sudah ada sejak kelahirannya," ujarnya.

Din meminta Kemenag jangan disalahfungsikan, sebab radikalisme tidak hanya di seputaran keagamaan. Maka, jangan dibelokkan karena antiradikalisme tidak hanya radikalisme keagamaan.

"Kenapa tidak boleh sebut radikalisme ekonomi, yang melakukan kekerasan pemodal, yang menimbulkan kesenjangan, itu namanya radikalisme ekonomi, kenapa tidak radikalisme politik," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Ingin Kabinet Indonesia Maju Datangkan Banyak Investasi 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini