Jokowi Bolehkan Ketum Parpol Jabat Menteri, Ini Alasannya

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 23 Oktober 2019 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 23 337 2120720 jokowi-bolehkan-ketum-parpol-jabat-menteri-ini-alasannya-oFB4Mc2Ukd.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan ketua umum partai politik. Ketiganya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Plt Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa.

Jokowi memastikan tak lagi melarang ketum parpol menjadi menterinya. Kata dia, para menteri itu yang penting bisa membagi waktunya dalam memimpin antara parpol dan kementeriannya.

"Dari pengalaman lima tahun kemarin baik ketua maupun yang bukan ketua partai saya lihat yang paling penting adalah bisa membagi waktu," ujar Jokowi di pelataran Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2019).

Baca juga: Prabowo Rangkap Jabatan, Gerindra: Tak Ada Larangan! 

Jokowi mengatakan, bahwa dari pengalaman Airlangga Hartanto tak ada masalah ketika menjabat Menteri Perindustrian dan Ketua Umum Golkar.

"Dan ternyata juga tidak ada masalah," ucapnya.

 Baca juga: Pensiun Jadi Menteri, Ryamizard Mau Nyangkul

Menurut dia, pengalaman tersebut yang membuatnya memperbolehkan menteri di Kabinet Indonesia Maju menjadi ketua umum parpol.

"Pengalaman itulah kita memutuskan bahwa baik ketum parpol maupun di struktur partai bisa ikut," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini