Tunjuk Wishnutama, Jokowi Disebut Inginkan Menteri yang Out of The Box

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 23 Oktober 2019 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 23 337 2120671 tunjuk-wishnutama-jokowi-disebut-inginkan-menteri-yang-out-of-the-box-O5WngPGeNA.jpg

JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Wishnutama manjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dianggap sudah tepat.

Pasalnya, Wishnutama merupakan sosok profesional yang bekerja secara out of the box minded dan memiliki kapabilitas untuk memadukan pariwisata dengan industri kreatif dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan serta kualitas pariwisata (quality tourism).

"Kami melihat keunggulan leadership Wishnutama terkait konsep kolaborasi big event, digital tourism, music tourism, culinary tourism, green tourism dan lain-lain yang akan jadi program unggulan ke depan," kata Wakil Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Michael Umbas, Rabu (23/10/2019).

Umbas menambahkan, Wishnutama juga diyakini mampu mempercepat aktivasi 5 destinasi super prioritas yang sudah ditetapkan Presiden Jokowi dengan memberdayakan semua potensi dan sumber daya lokal. Untuk mewujudkan ini, dia manyarankan, untuk segera membangun konektivitas, kesiapan akses serta amenitas dimana Presiden sudah sampaikan akan didukung penuh oleh Menhub, Menteri PUPR juga Menteri BUMN.

Wisnutama

"Wishnutama juga memilki kemampuan bekerja cepat memangkas regulasi dan mempercepat birokrasi terkait pengembangan dan kemudahan investasi di bidang pariwisata," ujat Ketua Pendiri MASATA itu.

Menurut dia, salah satu tantangan penting Wishnutama juga membangun Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Pariwisata yang lebih unggul dan berdaya saing. "Wishnutama kami yakini memiliki pengalaman profesional yang kuat sehingga memahami proses penyiapan SDM dengan standard yang tinggi (high standard)," sambungnya.

Umbas juga meyakini target capaian Wisman di angka 20 jutaan di era Wishnutama sebagai Menparekraf tentu bukan target fantastis jika semua pra syarat dan kesiapan infrastruktur dikerjakan simultan, bersinergi, kolaborasi bersama-sama antara pemerintah, asosiasi, industri, masyarakat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini