nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahfud MD, Santri Kesayangan Gus Dur yang Kini Jadi Menko Polhukam

Salman Mardira, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 11:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 23 337 2120611 mahfud-md-santri-kesayangan-gus-dur-yang-kini-jadi-menko-polhukam-W3sJpvEm0G.jpg Mahfud MD (Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) di Kabinet Indonesia Maju. Mahfud menggantikan Wiranto yang masa jabatannya sudah purna.

Mahfud yang dikenal sebagai loyalis KH Aburahman Wahid alias Gus Dur kini membawahi sejumlah kementerian dan badan yang berkaitan dengan bidang politik, penegakan hukum, keamanan, pertahanan, hingga terorisme.

“Hal-hal yang berkaitan dengan korupsi, kepastian hukum, deradikalisasi, antiterorisme berada di wilayah Prof Mahfud MD," kata Jokowi saat memperkenalkan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).Mahfud MD

Mahfud MD saat diwawancara wartawan (Okezone.com/Fakhrizal)

Mahfud MD sempat jadi bakal calon wakil presiden pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Namun, Mahfud yang sudah bersiap dengan kemeja putih gagal jadi cawapres karena Jokowi memilih KH Ma’ruf Amin sebagai pasangannya. Mahfud menyebutkan ada parpol yang bermanuver menggagalkan dirinya jadi pendamping Jokowi.

Baca juga: Mahfud MD: Saya Katanya Jadi Menkumham

Namun, Mahfud MD kini dapat tugas baru dari Jokowi sebagai pembantunya di bidang polhukam. Ini memang salah satu bidang keahlian pria kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957 itu.

Mahfud MD menghabiskan masa pendidikan ibtidaiyah atau dasar hingga Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA) di Pamekasan, Madura. Masa kecilnya banyak dihabiskan belajar ilmu agama di pesantren, sebelum melanjutkan pendidikan hakim Islam di Yogyakarta.

Baca juga: Ini Susunan Lengkap Menteri Kabinet Indonesia Maju

Karena faktor ekonomi keluarga yang pas-pasan, Mahfud rajin mencari beasiswa untuk membantu biaya pendidikannya. Ia juga giat menulis dan mengirimkan karyanya ke media massa untuk menambah penghasilan.Kabinet Indonesia Maju

Pengumuman Kabinet Indonesia Maju (Okezone.com/Fakhrizal)

Mahfud MD muda aktif di berbagai organisasi seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa dan pers mahasiswa. Dia pernah menjadi pimpinan majalah kampus. Di bawah kepemimpinannya, majalah mahasiswa itu dua kali dibredel oleh Orde Baru karena terlalu kritis terhadap pemerintah.

Baca juga: Daftar Menteri Lama dan Baru di Kabinet Indonesia Maju

Mahfud yang sejak kecil hidup dalam kultur Nahdlatul Ulama (NU) meraih gelar sarjana hukum tata negara di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan sarjana sastra Arab di Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di UGM.

Suami dari Zaizatun Nihayati atau Yatie itu meraih gelar profesor atau guru besar ilmu hukum tata negara di UII Yogyakarta.

Santri kesayangan Gusdur itu malang melintang sebagai guru, akademisi, politisi hingga hakim.

Mahfud MD diangkat sebagai Menteri Pertahanan dan Menteri Kehakiman era Presiden Gus Dur. Pada 2004-2008, dia menjadi anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menduduki Komisi III dan Badan Legislasi.

Mahfud MD kemudian dipercaya sebagai Hakim sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013. Sejak 2018, dia aktif sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sering turun ke daerah-daerah untuk membumikan lagi Pancasila.

Mulai hari ini, tugas baru menanti Mahfud MD sebagai Menko Polhukam. Ada sejumlah menteri di bawah koordinasinya termasuk Prabowo Subianto yang ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan.

Mahfud MD merupakan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Rajasa di Pilpres 2014, tapi kalah dari Jokowi-Jusuf Kalla. Mahfud MD dan Prabowo kini bersatu lagi di bawah kendali Presiden Jokowi, lawan politiknya lima tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini