nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pramono Anung, Pelobi Ulung yang Kembali Dipercaya Jokowi Isi Posisi Seskab

Amril Amarullah, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 10:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 23 337 2120583 pramono-anung-pelobi-ulung-yang-kembali-dipercaya-jokowi-isi-posisi-seskab-lW0Q7fb1pQ.jpg Politisi PDIP Pramono Anung (foto; Okezone)

JAKARTA – Nama Politisi PDI Perjuangan ini sudah tidak asing lagi semenjak ditunjuk Presiden Jokowi Widodo sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) sejak 12 Agustus 2015. Kala itu, Pramono ditunjuk sebagai Seskab oleh Jokowi setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua DPR RI 2009-2014.

Pramono yang dikenal sebagai politisi senior PDIP ini menjalani karir sebagai politikus merangkak dari bawah bersama partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: ST Buhanuddin, Mantan Jamdatun Kini Dipercaya Jabat Jaksa Agung

Kali pertama terjun ke kancah politik, ia bergabung di PDIP dan menjadi anggota pada tahun 1998. Karirnya merangkak naik pada tahun 2000 ketika ia menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP PDIP. Tahun 2005, Pramono Anung naik jabatan menjadi Sekretaris Jenderal PDIP. Sebagai Sekjen PDIP, ia bertugas menggerakkan roda partai hingga ke daerah-daerah.

Pramono Anung yang lahir di Kediri, Jawa Timur 1963 ini pernah menempuh pendidikan sarjana di Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) Pada 11 Januari 2013, Pramono resmi menyandang gelar doktor Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjajaran.

Baca Juga: Ini Susunan Kabinet Jokowi Jilid II

Ia mengawali kariernya dengan menggeluti dunia bisnis dengan banyak memangku posisi penting, misalnya direktur di PT. Tanito Harum (1988-1996) dan PT. Vietmindo Energitama (1979-1982), serta komisaris di PT. Yudhistira Haka Perkasa (1996-1999). Karier politiknya dirintis dari bawah dengan bergabung menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pramono yang merupakan pengusaha ini memiliki alasan terjun ke politik. Selain jam terbang, jaringan, pemahaman berpolitik, serta komunikasi politik handal yang akhirnya mampu mengantarkan Pram menjadi menteri yang bertugas menjadi penghubung Presiden dan publik, termasuk DPR. Sehingga wajar jika Jokowi beranggapan bahwa Pram ini sosok yang identik sebagai pelobi ulung.

Kemampuan komunikasi politik Pram adalah yang terbaik. Lawan politik pun menjadi kawan bagi Pram. Tak heran ia amat dihormati oleh rekan-rekannya di parlemen. Contohnya, ketika PDIP menjadi satu-satunya partai opisisi di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyno, Pram justru menjadi jembatan untuk mendamaikan kubunya dengan koalisi Prabowo. Kala itu, PDIP hendak membentuk kekuatan tandingnan di parlemen, tapi langkah itu ditentang Pram. Pram memilih melobi dan berhasil DPR tidak lagi terbelah dua.

Diharapkan keahlian Pram di istana diharapan dapat menjadi jembatan antara Jokowi, DPR serta partai politik dalam mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi kepada masyarakat. Selamat bekerja..

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini