nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Bantah Pelemparan Bom Molotov LBH Medan Terkait Kasus Aktivis Walhi

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 22 Oktober 2019 17:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 22 337 2120294 polisi-bantah-pelemparan-bom-molotov-lbh-medan-terkait-kasus-aktivis-walhi-Qyv2Hq9cPm.jpg Ilustrasi Bom Molotov (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri membantah peristiwa pelemparan bom molotov ke Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Sumatera Utara berkaitan dengan kasus kematian aktivis Walhi Sumatera Utara Golfrid Siregar.

"Ditegaskan oleh penyidik Polrestabes Medan bahwa kejadian pelemparan ini tidak ada hubungannya dengan kasus meninggalnya almarhum GK," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Selasa (22/10/2019).

Bom Molotov
(Foto: Ilustrasi Bom Molotov/Okezone)

Baca juga: YLBHI Sebut Penanganan Kasus Penyerangan Aktivis Belum Tegas

Asep menjelaskan bahwa pihaknya hanya mendaoat informasi bahwa pelemparan molotov dilakukan dengan kendaraan oleh dua orang.

"Ada dua orang yang menaiki kendaraan roda dua yang tidak dikenal melempar bom molotov ke kantor LBH di Medan," tuturnya.

Asep menjelaskan hingga saat ini polisi masih mencari pelaku yang melemparkan bom molotov tersebut. "Masih ditelusuri ya," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Divisi Kampanye dan Jaringan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arip Yogiawan menyebut ada tiga faktor penyerangan itu dilakukan yakni berikan bantuan hukum kepada masyarakat, mengawal agenda-agenda reformasi, dan juga pengusutan kasus aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar

"Tapi kami menilai itu adalah sebuah serangan yang sangat serius dilakukan di kantor LBH yang selama ini memberikan bantuan hukum terhadap masyarakat. Yang kedua selama ini LBH Medan itu mengawal agenda-agenda reformasi, demokrasi," ucap Arip.

"Terakhir teman-teman LBH Medan bersama jaringan masyarakat sipil di Sumut sedang mengusut kasus meninggalnya Golfrid aktivis yang kemaren meninggal," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini