Jadi Menteri, Suharso Ngaku Dibolehkan Jokowi Tetap Jabat Ketum PPP

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 22 Oktober 2019 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 22 337 2120140 jadi-menteri-suharso-ngaku-dibolehkan-jokowi-tetap-jabat-ketum-ppp-NSd3tMr5a6.jpg Suharso Monoarfo usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA – Suharso Monoarfa mengaku masih diperbolehkan menjabat sebagai Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kendati nantinya ditunjuk untuk mengisi salah satu kursi di Kabinet Kerja jilid II.

"Menurut Presiden tidak apa-apa," ujar Suharso di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Suharso merupakan satu-satunya kader partai berlambang kakbah yang menghadap Jokowi. Ia juga mengenakan pakaian kemeja putih saat bertemu Kepala Negara.

Ia pun tidak menyebut PPP akan mendapatkan posisi menteri berapa banyak. Namun, ketika ditanya satu kader lagi akan duduki posisi wakil menteri (wamen), Suharso tidak membantah.

Suharso Monoarfa dipanggil Jokowi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

"Itu kamu tahu (satu kader PPP akan jadi wamen-red)," ucap Suharso.

Suharso dengan Jokowi membahas berbagai persoalan ekonomi, ketenagakerjaan, industri riset dan teknologi, hingga inovasi dalam banyak hal. Ia pun turut membahas pembentukan Badan Otoritas untuk Ibu Kota yang akan dirampungkan akhir tahun ini.


Baca Juga : Kenakan Baju Putih, Fachrul Razi & Ida Fauziah Dipanggil Jokowi ke Istana

"Tadi kita juga bicara mengenai Presiden membentuk Badan Otoritas untuk Ibu Kota baru sesegera mungkin di akhir tahun ini," tuturnya.


Baca Juga : Politikus PDIP Juliari Batubara Diminta Jokowi Entaskan Kemiskinan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini