nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Direktur Keuangan Perum Perikanan Indonesia Dipanggil KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 09:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 22 337 2120023 direktur-keuangan-perum-perikanan-indonesia-dipanggil-kpk-SzKwMvxu6Y.jpg Ilustrasi Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Keuangan Perum Perikanan Indonesia (Perindo), Arief Goentoro dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Arief bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap kuota impor ikan tahun 2019 untuk tersangka Direktur PT. Navy Arsa Sejahtera, Mujib Mustofa (MMU).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MMU," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (22/10/2019).

Ilustrasi

Belum diketahui kaitan Arief Goentoro dengan perkara ini. Diduga, Arief akan didalami oleh penyidik terkait aliran suap serta konstruksi perkara suap kuota impor ikan tahun 2019.‎

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Risyanto Suanda (RSU) dan Direktur PT. Navy Arsa Sejahtera, Mujib Mustofa (MMU), sebagai tersangka suap pengurusan impor ikan tahun 2019.

KPK menduga Risyanto meminta uang sebesar 30 ribu Dolar Amerika Serikat kepada Mujib terkait pemulusan kuota impor tersebut. Uang tersebut dengan tujuan agar perusahaan Mujib mendapat kuota impor ikan.

Baca Juga : KPK Tetapkan Dirut Perum Perindo Tersangka Suap Kuota Impor Ikan

Atas perbuatannya, Mujib Mustofa disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun terduga penerima, Risyanto Suanda, disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini