nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Gempa Guncang Kepulauan Mentawai, Masyarakat Panik

Rus Akbar, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 08:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 22 337 2120000 dua-gempa-guncang-kepulauan-mentawai-masyarakat-panik-5xjyHQRSlW.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

PADANG – Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dua kali diguncang gempa secara beruntun pada Selasa (22/10/2019) pagi. Gempa tersebut membuat masyarakat panik, khususnya di Pulau Sipora.

Informasi dari BMKG, gempa pertama dengan magnitudo 5,5 mengguncang pantai barat Desa Beriulou, Kecamatan Sipora Selatan. Gempa yang terjadi pukul 06.47 WIB ini berada di titik koordinat 2,47 Lintang Selatan (LS) dan 99,65 Bujur Timur ((BT), dengan kedalaman 18 kilometer.

Gempa tersebut berkisar 49 kilometer dari arah tenggara Tuapeijat (Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Mentawai). Gempa tidak berpotensi tsunami.

Beberapa menit kemudian, gempa kembali mengguncang. Kali ini gempa dengan magnitudo 5,0 berada di titik koordinat 2,47 Lintang (LS) dan 99,64 (BT) dengan kedalaman 22 kilometer. Gempa ini terjadi 49 kilometer. Gempa kedua tersebut juga tidak berpotensi tsunami.

Menurut informasi yang diperoleh Okezone.com dari Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, guncangan gempa sempat membuat warga terbangun dari tempat tidurnya.

“Kami ini terbangun karena gempa. Tadi gempa cukup kuat di sini,” kata Lowa Dilla Verona, Selasa (22/10/2019).

Gempa di Mentawai. (Foto : Twitter/@infoBMKG)

Lowa menambahkan bahkan saat sedang menelepon dia juga dikejutkan gempa kedua. “Ini kembali terjadi gempa lagi. Mudah-mudahan tidak ada susulan,” ujarnya.

Belum ada informasi kondisi terkini masyarakat di Sipora terutama di tepi pantai. Begitu juga informasi dari BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Tak hanya di Pulau Sipora, warga di Pulau Siberut masih Kabupaten Kepulauan Mentawai juga merasakan hal sama. Warga Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatgan Gorardus, mengatakan, gempa yang terjadi tadi pagi membuat warga terbangun dan keluar rumah karena akan khawatir kekuatan gempa akan bertambah lebih kencang lagi.


Baca Juga : Gempa M5,5 Guncang Tuapejat Mentawai, Tidak Berpotensi Tsunami

"Awalnya kami sedang minum dan sarapan pagi tiba-tiba langsung gempa. Kami pun berhenti makan dan kami keluar melihat keadaan keluar. Gempa sedikit kuat dan lama takutnya makin lama makin kencang. Namun, setelah beberapa menit gempanya berhenti," kata Gorardus.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini