nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peristiwa 22 Oktober: Manifesto Sastrawan Angkatan '45 hingga Hari Santri Nasional

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 06:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 22 337 2119971 peristiwa-22-oktober-manifesto-sastrawan-angkatan-45-hingga-hari-santri-nasional-nzMxUk50BS.jpg Parade Hari Santri Nasional. (Foto: Dok Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Berbagai momen penting dan bersejarah di seluruh belahan dunia terjadi pada tanggal 22 Oktober. Beberapa di antaranya sastrawan angkatan '45 mengeluarkan manifesto hingga peringatan Hari Santri Nasional.

Okezone pun coba merangkum beberapa peristiwa penting pada hari ini, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Selasa (22/10/2019).

1950 – Sastrawan Mengeluarkan Manifesto

Beberapa sastrawan Indonesia yang kemudian dikenal dengan sebutan Angkatan '45 mengeluarkan manifesto. Manifesto sendiri adalah pernyataan sikap sebuah kelompok yang diumumkan kepada publik dan sering bermuatan politis.

Para sastrawan tersebut mengeluarkan surat yang bernama Surat Kepercayaan Gelanggang yang diterbitkan ke dalam salah satu majalah pada 22 Oktober.

1955 – Republik Vietnam Diproklamasikan

Vietnam Selatan diproklamasikan sebagai Republik Vietnam dengan menggunakan referendum pada 22 Oktober 1955. Ketika itu pasukan Ngo Dinh Diem mengklaim telah memenangkan pemungutan suara di Saigon.

Kemudian ia berhasil menggulingkan Kaisar Bao Dai, dan dipaksa untuk menerbitkan sebuah permohonan terakhir yaitu agar negara itu bersatu di bawah suatu pemerintahan yang demokratis.

Tidak lama dari proklamasi itu, pasukan Ngo Dinh Diem ditetapkan menjadi presiden pertama untuk Republik Vietnam pada 26 Oktober 1955.

2015 – Hari Santri Nasional

Tepat pada 22 Oktober 2015 diperingati sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Joko Widodo di Masjid Istiqlal Jakarta. Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk meneladankan semangat jihad kepada para santri tentang keindonesiaan yang digelorakan para ulama.

Tanggal 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasjim Asy'ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisi perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini