nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prabowo Jadi Menhan di Kabinet Kerja Jokowi, Ini Sikap PDIP

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 19:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 21 337 2119848 prabowo-jadi-menhan-di-kabinet-kerja-jokowi-ini-sikap-pdip-EoIiLvujXH.jpg Hasto Kristiyanto. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) menghormati sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo duduk di jajaran Kabinet Kerja jilid 2. Prabowo dikabarkan sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), sedangkan Edhy dijadikan Menteri Pertanian (Mentan). Menurut PDIP keputusan itu merupakan hak prerogatif Jokowi selaku Kepala Negara.

"Terkait dengan nama itu merupakan hak prerogatif dari presiden dan kita hormati hak itu karena memang presiden lah yang mengambil keputusan dan kemudian menentukan terhadap pergerakan kemajuan Indonesia raya ke depan," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai menghadiri syukuran relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Hasto meyakini Jokowi sudah mempertimbangkan dengan seksama figur yang akan dijadikan menteri. "Dengan demikian Bapak Jokowi telah mempertimbangkan seksama nama-nama yang akan mendampingi Beliau sebagai pembantu dari presiden," tukasnya.

Menurut Hasto, masuknya Gerindra ke pemerintahan tidak akan mengganggu soliditas koalisi. Pasalnya para ketua umum parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menghormati hak prerogatif Jokowi selaku Kepala Negara.

Prabowo dan Edhy saat tiba di Istana Negara untuk bertemu Jokowi. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

Prabowo dan Edhy saat tiba di Istana Negara untuk bertemu Jokowi. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

"Kalau kita lihat dari pernyataan para ketua umum partai koalisi mereka menghormati terhadap hak prerogatif dari Presiden dan juga memahami pertimbangan yang diambil oleh Presiden ketika memutuskan untuk memperluas Indonesia kerja. Karena semangat gotong royong inilah yang sebenarnya menjadi jiwa bagi bangsa," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan bahwa Jokowi telah memintanya untuk membantunya di pemerintahan sebagai menteri.

"Kami diminta untuk memperkuat kabinet Beliau dan saya sudah sampaikan keputusan kami, apabila diminta kami siap membantu. hari ini resmi diminta dan kami sanggupi membantu," kata Prabowo di Istana Negara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini