nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menerka Menteri-Menteri Jokowi, dari Prabowo hingga Nadiem Makarim

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 07:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 21 337 2119815 menerka-menteri-menteri-jokowi-dari-prabowo-hingga-nadiem-makarim-TYXXdtLWCJ.jpg Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, didampingi Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

KOMPLEKS Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, jadi tempat yang dikunjungi sejumlah tokoh pada Senin, 21 Oktober 2019, sejak pagi hingga sore hari. Kedatangan tokoh-tokoh itu ke Istana Kepresidenan lantaran dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dimintai kesediaannya mengisi kursi menteri dalam Kabinet Kerja jilid 2.

Mahfud MD

Berdasarkan laporan reporter Okezone dari Istana Kepresidenan, Fakhrizal Fakhri, pakar hukum tata negara, Mahfud MD, jadi orang pertama yang menyambangi Istana Kepresidenan atas panggilan Jokowi. Ia yang mengaku ditelepon Jokowi pada Senin dini hari itu tiba di Istana sekira pukul 09.30 WIB.

Usai bertemu Jokowi, kepada awak media Mahfud mengaku berbincang banyak hal dengan Kepala Negara, di antaranya mengenai penegakan hukum, pelanggaran HAM, ekonomi, sosial, dan politik. Ia pun mengaku bersedia jika ditawari menjadi menteri Jokowi. "Saya nyatakan bersedia (jadi menteri-red). Saya nyatakan siap membantu negara," katanya di lokasi.

Mahfud MD dipanggil Jokowi ke Istana Merdeka, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Meski begitu, ia mengaku tak tahu akan ditempatkan di pos kementerian apa. "Saya banyak disebut katanya (jadi) Menkumham, Jaksa Agung, Menteri Agama, katanya apa lagi. Pokoknya di bidang itu," tutur guru besar ilmu hukum itu.

Ia pun memberikan bocoran bahwa Presiden Jokowi akan mengumumkan secara resmi susunan Kabinet Kerja jilid 2 pada Rabu, 23 Oktober 2019.

"Besok Rabu diperkenalkan semua kemudian pukul 09.00 WIB penyerahan SK keputusan Presiden untuk masing-masing orang, sesudah itu pelantikan," ucapnya.

Tetty Paruntu

Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Tetty Paruntu, jadi tamu kedua Jokowi. Dengan mengenakan kemeja putih dipadukan celana hitam serta kacamata hitam, ia tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekira 30 menit usai kedatangan Mahfud MD, tepatnya pukul 10.08 WIB.

Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Tetty Paruntu ke Istana Kepresidenan, Jakarta (foto: Okezone/Fakhrizal Fakhri)

Namun, ternyata Tetty Paruntu yang juga kader Golkar datang ke Istana hanya bertemu Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Dia tak bertemu dengan Presiden Jokowi sehingga dipastikan bukan termasuk calon menteri yang dipanggil.

“Karena tidak bertemu dengan Presiden jadi bukan (calon menteri-red),” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin kepada wartawan.

Nadiem, Erick, Wishnutama

Selanjutnya, tiga profesional muda juga mendapat panggilan dari Jokowi untuk datang ke Istana. Pendiri sekaligus CEO Go-Jek Nadiem Anwar Makarim, Komisaris Utama NET Mediatama Wishnutama, serta Pendiri Mahaka Group Erick Thohir, tiba dalam waktu yang berdekatan.

Founder dan CEO Gojek, Nadiem Makarim, saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Usai bertemu Jokowi, ketiganya kompak bersedia menerima tawaran posisi pembantu presiden untuk periode 2019-2024.

“Saya bersedia, saya menerima. Mengenai posisi, spesifik nanti akan diumumkan Pak Presiden karena itu hak prerogatif Presiden,” kata Nadiem, yang mengaku dirinya sudah mundur dari jabatannya di Go-Jek.

Wishnutama saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Sementara Wishnutama mengaku bersedia menjadi menteri Jokowi. Wishnutama membocorkan lembaga yang dipimpinnya berhubungan dengan kreativitas.

Ia pun memastikan akan menanggalkan jabatannya di salah satu stasiun televisi swasta serta media online. “Ya aturannya kan harus mengundurkan diri kalau jadi," tuturnya.

Senada, Erick Thohir bersedia menjadi menteri Jokowi, meski ia mengakui itu merupakan jabatan yang berat.

Erick Thohir yang saat Pilpres 2019 lalu menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menambahkan, mau menerima jabatan menteri Jokowi demi mengabdi kepada rakyat.

Erick Thohir dipanggil Jokowi ke Istana, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

"Tapi tentu intinya bagaimana beliau memaparkan pemikiran beliau yang saya rasa semua wajib membantu dan ini sesuai pidato kemarin. Ini buat rakyatlah," ujarnya.

Ia pun memastikan akan melepas jabatan di perusahaannya setelah dilantik menjadi menteri. "Nanti kalau pada saat dilantik harus ditandatangani," ucapnya.

Tito Karnavian

Kemunculan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Kompleks Istana Kepresidenan sekira pukul 12.10 WIB menimbulkan spekulasi jika dirinya juga diminta untuk menjadi menteri. Tito mengaku, dirinya dipanggil untuk situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada pelantikan presiden-wakil presiden, kemarin.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat di Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

"Saya kira ini mengenai situasi kamtibmas. Kemarin pelantikan, pengamanan pelantikan,” katanya.

Tito mengaku tidak tahu apakah dipanggil Jokowi terkait penunjukannya sebagai menteri dalam Kabinet Kerja. "Saya belum tahu," ucapnya.

Airlangga Hartarto

Airlangga Hartarto juga tampak berada di Kompleks Istana Kepresidenan, meski tidak diketahui kedatangannya. Ia yang pada Kabinet Kerja periode sebelumnya menjabat Menteri Perindustrian muncul sekira pukul 13.40 WIB.

Airlangga Hartarto. (Foto : Okezone.com)

Airlangga hanya tersenyum apakah akan menjabat Menko Perekonomian menggantikan Darmin Nasution pada Kabinet Kerja mendatang.

“Kita tunggu saja sampai pengumuman," ujarnya.

Pratikno hingga Fadjroel Rachman

Jelang sore hari, sejumlah tokoh silih berganti menyambangi Istana Kepresidenan untuk memenuhi panggilan Presiden Jokowi. Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Staf Ahli Mensesneg Nico Harjanto, serta Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rachman datang bersama-sama menghadap Jokowi.

Usai bertemu Jokowi, Fadjroel Rachman sempat memberikan keterangan kepada awak media. Ia mengaku ada tugas yang diberikan Presiden kepadanya.

taf ahli Mensesneg Nico Harjanto, mantan Mensesneg Pratikno, Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rachman tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone/Fakhrizal Fakhri)

“Mengenai bentuk tugasnya nanti akan diumumkan secara langsung saja, diberitahukan saja oleh Presiden," ucapnya.

Saat ditanya apakah diminta Jokowi untuk menjadi juru bicara presiden, Fadjroel hanya tersenyum. Meski begitu, ia mengaku bersedia ditempatkan di mana saja dalam Kabinet Kerja jilid 2.

"Saya mengatakan kepada Pak Jokowi bahwa saya bersedia menerima apapun yang diperintahkan kepada saya untuk membantu beliau dan untuk negara ini," tuturnya.

Prabowo dan Edhy Prabowo

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ditemani Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo menyambangi Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin sore, sekira pukul 16.15 WIB. Kedatangan kedua petinggi tersebut memastikan Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Usai berbicara dengan presiden, Prabowo diminta untuk mengisi posisi Menteri Pertahanan. "Saya diminta Beliau di bidang pertahanan," ucap Mantan Danjen Kopassus tersebut.

Prabowo dan Edhy Prabowo usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Prabowo mengungkapkan, Kepala Negara juga sebelumnya berulang kali meminta Gerindra untuk bergabung dengan partai pendukung pemerintahan. Menurut dia, Gerindra akan siap membantu jalannya pemerintahan.

Prabowo juga membocorkan jika Gerindra mendapat dua kursi dalam Kabinet Kerja jilid 2. Selain menteri di bidang pertahanan, Prabowo mengatakan pos yang akan diduduki Gerindra akan diumumkan langsung oleh Jokowi.

"Jadi mungkin ada sedikit konfirmasi tempatnya di mana, tapi intinya beliau (Jokowi) yang akan umumkan pada hari Rabu," ucapnya.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini