nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selesai Diperiksa Polisi, Eggi Sudjana Dibolehkan Pulang

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 16:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 21 337 2119768 selesai-diperiksa-polisi-eggi-sudjana-dibolehkan-pulang-bBLhPG9ZMX.jpg Eggi Sudjana (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polda Metro Jaya telah memulangkan Eggi Sudjana ke rumah usai menjalani pemeriksaan sejak Minggu, 20 Oktober 2019. Ia diperiksa sebagai saksi terkait grup WhatsApp berisi rencana penggagalan pelantikan presiden.

"Sekarang sudah kita pulangkan yang bersangkutan setelah kita periksa sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (21/10/2019).

Argo menjelaskan, pemeriksaan terhadap Eggi harus dilakukan, lantaran dirinya masuk dalam grup WhatsApp yang dimaksud. Ia juga dimintai keterangan perihal chat pribadi berisi sumbangan pembuatan bom.

“Dia ada di dalam WA grup, dia ditawari, japrinya mengatakan mau buat bom hidrogen, mau nyumbang tidak? Tapi Beliau tidak merespons. Makanya kemarin kita ajak ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan," ujar Argo.

Selain Eggi, ada lima orang saksi lainnya yang diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya, namun Argo tidak menyebut siapa saja saksi tersebut. "Saksi yang sudah kami periksa ada enam. Termsuk juga Eggi Sudjana," ucapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Eggi Sudjana, Alamsyah Hanafiah mengatakan, penangkapan terhadap kliennya terkait tersangka perakit bom. Ia mengatakan kliennya itu memang sering berhubungan dengan tersangka, tapi untuk kebutuhan pijat.

Alamsyah menjelaskan, Eggi kenal lantaran tersangka memang sering menawarkan jasa pijat dan pengobatan. Alhasil mereka pun saling berkomunikasi, tapi sebatas kebutuhan kesehatan.

Eggi Sudjana.

"Jadi ceritanya begini ada orang suka menjual obat mampir ke rumah Eggi, bisa ngobatin dan suka mijat betis begitu ya. Kenal kan dengan Eggi. Sudah mijat itu minta nomor handphone. Informasinya orang yang suka mijat itu merakit bom baru kabarnya ini kita juga tidak tahu namanya," tutur Alamsyah. (qlh)

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini