nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geledah Gardu Induk PLN Tasikmalaya, Ini yang Disita Densus 88

Senin 21 Oktober 2019 16:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 21 337 2119759 geledah-gardu-induk-pln-tasikmalaya-ini-yang-disita-densus-88-fdMmVCrhm2.jpg Ilustrasi Densus 88 Antiteror Menangkap Terduga Teroris (foto: Okezone)

TASIKMALAYA - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mendatangi PT PLN (Persero) Gardu Induk Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (21/10/2019).

Kedatangan Tim Densus 88 Antiteror itu untuk melakukan penggeledahan terkait penangkapan empat orang terduga teroris di Cirebon, yang salah satunya bekerja di Kantor PLN Tasikmalaya.

Baca Juga: Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Cirebon, Jumlahnya Kini 4 Orang 

Dari pantauan, sejumlah anggota Densus 88 tiba sekitar pukul 09.45 WIB. Mereka langsung masuk ke area gardu induk PLN di Jalan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi.

Mereka datang menggunakan sejumlah kendaraan dan mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Tasikmalaya Kota.

Petugas Polres Tasikmalaya Kota membawa barang-barang yang disita saat penggeledahan Gardu Induk PLN Tasikmalaya di Jalan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jabar(foto: iNews/Asep J	 

Setelah masuk ke area gardu induk, Densus 88 menggeledah sejumlah lokasi dan mencari barang bukti terkait keterlibatan pegawai PLN berinisial W yang menjadi terduga teroris. W ditangkap Densus 88 di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu.

W yang merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) diduga terlibat aksi teror dan kerusuhan di Lapas Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Selasa, 8 Mei 2018 lalu.

Wartawan yang hendak meliput dilarang masuk ke wilayah gardu induk. Larangan ini disampaikan Supervisor Gardu Induk PLN Tasikmalaya Andy Prasetyo.

“Rekan-rekan media mohon maaf tidak dipersilakan masuk, kami minta tunggu di luar. Mohon pengertiannya. Soal pemeriksaan ini, saya kurang tahu, nanti dari kepolisian yang menjelaskan,” ujar Andy seperti dikutip iNews.

Tim Densus 88 Antiteror berhasil mengamankan senapan angin, panah busur, senjata tajam, dan sejumlah dokumen milik terduga teroris berinisial W yang juga pegawai PLN.

Penggeledahan yang dilakukan Densus 88 dibantu jajaran Polres Tasikmalaya Kota di Jalan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi itu, berlangsung sekitar satu jam lebih.

Petugas lalu mengamankan sejumlah barang bukti ke dalam mobil Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota yang selanjutnya dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota.

“Barang bukti yang diamankan beberapa di antaranya yakni, ada senapan angin, ada panah beserta busur ada senjata tajam karambit, kemudian beberapa buku, sebo, dan perlengkapan lainnya,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto.

Baca Juga: Terduga Teroris Ditangkap di Cirebon Dikenal Pendiam dan Jarang Bergaul 

Petugas Polres Tasikmalaya Kota membawa barang-barang yang disita saat penggeledahan Gardu Induk PLN Tasikmalaya di Jalan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jabar(foto: iNews/Asep J

Anom mengatakan, dalam penggeledahan itu, Polres Tasikmalaya hanya membantu Densus 88 untuk melakukan pengamanan. Penggeledahan dilakukan di mess dan ruang operator gardu induk PLN.

“Pada dasarnya kami membantu Densus 88 Antitreror untuk melaksanakan penggeledahan,” ujarnya.

Penggeledahan ini dilakukan pascapenangkapan empat orang terduga teroris di Kabupaten Cirebon, yang diduga terlibat dalam kerusuhan di Lapas Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Selasa, 8 Mei 2018 lalu. Salah satu terduga teroris berinisial W yang merupakan pegawai PLN, diketahui anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini