nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Tak Singgung Pemberantasan Korupsi, Saut : Lebih Baik Tidak Disebut tapi Dilaksanakan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 12:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 21 337 2119624 jokowi-tak-singgung-pemberantasan-korupsi-saut-lebih-baik-tidak-disebut-tapi-dilaksanakan-bJXLbRcWB2.jpg Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Foto : Okezone)

JAKARTA ‎- Pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu, 20 Oktober 2019. Keduanya dilantik melalui sidang paripurna yang dipimpin oleh MPR.

Jokowi langsung memberikan pidato kenegaraan pertamanya setelah dilantik kembali ‎sebagai Presiden. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memaparkan sejumlah fokus kerja untuk lima tahun ke depan. Namun, Jokowi tidak menyinggung sama sekali soal pemberantasan korupsi dalam pidatonya.

Presiden Jokowi (Foto : Biro Pers Setpres)

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang angkat bicara soal pidato perdana Presiden Jokowi ‎usai dilantik kembali. Kata Saut, Jokowi sebenarnya menyiratkan pemberantasan korupsi lewat sebuah rencana atau mimpinya meskipun tidak dibicarakan secara gamblang.

"Di pidato ada disinggung mimpi NKRI tahun 2045, jadi secara eksplisit atau implisit pasti 'include' didalamnya pemberantasan korupsi sebab mimpi anda tahun 2045 akan sulit tercapai kalau perilaku korup masih terus berlanjut," kata Saut saat dikonfirmasi wartawan, Senin (21/10/2019).

Baca Juga : Sempat Ditutup, Jalur di Sekitar Gedung DPR/MPR Kembali Dibuka

Baca Juga : Mahfud MD: Saya Katanya Jadi Menkumham

Menurut Saut, Indonesia tidak akan sejahtera seperti yang diimpikan Jokowi jika korupsi masih terus berlanjut. Oleh karenanya, dia meyakini Jokowi akan meminimalisir korupsi lima tahun kedepan untuk mewujudkan mimpinya.

"Jadi saya anggap Jokowi bicara mimpi 2045 itu termasuk di dalamnya negara minim korup (untuk tidak mengatakan atau maksa indeks persepsi korupsi harus 75 atau 85)," ucapnya.

aut menilai ada prioritas khusus untuk pemberantasan korupsi dalam pidato pertama Jokowi usai dilantik sebagai presiden. "Jadi kalau disebut include ya saya anggap itu termasuk prioritas walau tidak sebut secara eksplisit," jelasnya.

Lebih lanjut, Saut meminta agar semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan maksud dari pidato presiden yang tidak spesifik menyebut agenda pemberantasan korupsi selama lima tahun kedepan. Sebab yang terpenting, kata Saut, pemberantasan korupsi dilaksanakan dan bukan hanya jadi omangan basa-basi‎.

"Jadi lebih baik tidak disebut tapi dilaksanakan, daripada disebut-sebut tapi tidak dilaksanakan, jangan skeptikal dulu atas pidato itu.‎ That is my personal view‎," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini