nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angin Kencang Masih Berhembus di Kota Batu, 1.270 Warga Bertahan di 7 Titik Pengungsian

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 11:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 21 337 2119601 angin-kencang-masih-berhembus-di-kota-batu-1-270-warga-bertahan-di-7-titik-pengungsian-cDQa0RHem8.jpg Pengungsian Warga Pasca-Angin Kencang di Kota Batu, Jawa Timur (foto: Okezone/Avirista M)

KOTA BATU - Sebanyak 1.270 jiwa masih mengungsi di 7 titik lokasi pengungsian akibat angin kencang yang melanda Desa Sumberbrantas, Bumiaji, Kota Batu.

Dari pantauan Okezone di lapangan, hingga Senin pagi (21/10/2019), beberapa warga yang berada di pengungsian mencoba mengecek kondisi rumah mereka yang ada di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Baca Juga: Angin Kencang di Kota Batu Sebabkan 1 Orang Meninggal dan 1.216 Mengungsi 

Pengungsian Warga Pasca-Angin Kencang di Kota Batu, Jatim (foto: Okezone/Avirista Midaada)

Salah seorang warga Suma'i (42) warga Dusun Lemah Putih Desa Sumberbrantas, mengatakan angin memang masih bertiup cukup kencang pada Senin pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

"Kalau kondisi di atas angin masih bertiup cukup kencang tadi pagi jam 06.30 saya mencoba ngecek ke rumah. Masih kencang tidak bisa beraktivitas," ujar Suma'i.

Ia bersama keluarganya sudah mengungsi sejak Minggu pagi lantaran debu yang beterbangan membuat tak bisa beraktivitas normal dan mengalami gangguan pernapasan.

"Debunya banyak sekali sampai masuk rumah makanya tidak bisa aktivitas. Apalagi itu juga membuat susah bernapas," imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengungkapkan warganya terpaksa mengungsi lantaran dampak angin yang begitu kencang sehingga menerbangkan debu yang membuat susah bernapas dan beraktivitas.

"Yang paling utama dari angin kencang ini membawa debu yang banyak, sehingga udara di sana buruk. Orang juga susah bernapas dan membuat mata pedih kalau terkena debu tadi," bebernya.

Dewanti sendiri telah menetapkan status tanggap darurat bencana angin kencang di wilayah Kota Batu. Pihaknya juga berkordinasi dengan sejumlah instansi lain seperti BPBD, BMKG, SAR, dan TNI Polri untuk memantau perkembangan terakhir di lokasi bencana.

Baca Juga: Angin Kencang Rusak Bangunan di Kota Batu, 550 Warga Mengungsi 

Pengungsian Warga Pasca-Angin Kencang di Kota Batu, Jatim (foto: Okezone/Avirista Midaada)

"Tadi saya kontak dengan Pangdiv, beliau siap mengirim 1.000 pasukan untuk membantu evakuasi dan pemulihan pasca bencana," ucap dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bencana angin kencang menerjang Kota Batu sejak Sabtu malam 19 Oktober 2019 sekitar pukul 23.30 WIB. Akibat angin kencang ini sekitar 20 bangunan rumah rusak berat, seorang warga meninggal dunia tertimpa pohon, dan sejumlah warga lainnya terluka akibat tertimpa material bangunan yang tertiup angin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini