nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Sering Dapat Laporan Program Sudah Terlaksana, tapi Rakyat Belum Menerima Manfaat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Minggu 20 Oktober 2019 17:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 20 337 2119370 jokowi-sering-dapat-laporan-program-sudah-terlaksana-tapi-rakyat-belum-menerima-manfaat-stv52zQHaK.jpg Presiden Jokowi pidato usai dilantik. (Foto : BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa masih ada program yang sudah dikerjakan namun banyak masyarakat belum merasakan manfaatnya.

Ia pun ingin pemerintah ke depan menjamin agar masyarakat meraskaan manfaat setiap program yang dikerjakan oleh Kabinet Kerja jilid II.

"Seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya 'Program sudah terlaksana Pak'. Tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya," ujar Jokowi di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Jokowi ingin setiap program pemerintah ke depan itu tak lagi mengutamakan prosesnya, namun hasil yang bisa dirasakan kepada masyarakat.

"Sekali lagi, yang utama itu bukan prosesnya, yang utama itu hasilnya. Cara mengeceknya itu mudah. Lihat saja ketika kita mengirim pesan melalui SMS atau WA. Ada sent, artinya telah terkirim. Ada delivered, artinya telah diterima. Tugas kita itu menjamin delivered, bukan hanya menjamin sent," ucap dia.

Jokowi pidato usai dilantik jadi presiden periode 2019-2024. (Foto : BPMI)

Kepala Negara tak ingin birokrasi hanya bekerja untuk mengirim setiap program pemerintah yang justru tak dirasakan banyak masyarakat. Birokrasi, lanjut dia, harus memastikan rakyat sebagai penerima manfaat setiap program yang dikerjakannya.

"Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat," ucap Jokowi.


Baca Juga : Jokowi: Terima Kasih JK Telah Bahu-membahu Jalankan Pemerintahan

Jokowi memastikan bahwa potensi Indonesia untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini, bangsa Indonesia sedang berada di puncak bonus demografi.

"Penduduk usia produktif kita jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Ini menjadi masalah besar jika kita tidak mampu menyediakan kesempatan kerja. Tapi akan menjadi kesempatan besar jika kita mampu membangun SDM yang unggul," tuturnya.


Baca Juga : Lima Program Jokowi dalam Periode Keduanya sebagai Presiden

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini