nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Diharapkan Tidak Pilih Menteri yang Merongrong NKRI

Rizka Diputra, Jurnalis · Minggu 20 Oktober 2019 13:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 20 337 2119306 jokowi-diharapkan-tidak-pilih-menteri-yang-merongrong-nkri-LAo3aArFFC.jpg Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin hanya tinggal hitungan jam. Berbagai asa digantungkan termasuk membawa negara menjadi lebih baik ke depannya.

Ketua Forum Masyarakat Maluku (Formama), Arnold Thenu menyarankan Jokowi sebagai presiden pilihan rakyat melakukan berbagai terobosan demi membawa Indonesia agar lebih baik.

Menurutnya, Jokowi harus jeli menggunakan hak preogratif yang dimilikinya dalam menentukan susunan kabinet untuk pemerintahan periode 2019-2024. Jangan sampai, Presiden ketujuh RI itu kecolongan oleh figur menteri yang justru merongrong NKRI. Hal itu menurutnya penting demi masa depan Indonesia.

"Ini penting, karena salah satu faktor penentu kemenangan pertarungan masa depan Indonesia pada Pemilu 2024 dengan tidak masuknya mereka yang ingin merongrong negara kesatuan Indonesia," kata Arnold dalam keterangannya, Minggu (20/10/2019).

Partai peserta koalisi ke depan menurutnya harus lebih solid dalam mengawal program-program pemerintah yang tentunya harus merepresentasikan kepentingan rakyat.

"Karena banyak orang berkeringat berjuang secara tulus dengan semangat juang yang tinggi dari desa ke desa untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf tanpa pamrih," pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, Jokowi-Ma’ruf Amin sudah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019 oleh KPU RI setelah meraih 85.607.362 atau 55,50 persen suara. Pasangan ini mengalahkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya mendapat 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Jokowi-Maruf Amin

Jokowi dan KH Ma'ruf Amin (Foto: Setneg)

Menang 16,9 juta suara, mengantarkan Jokowi-Ma’ruf ke puncak singgasana pemimpin Indonesia. Keduanya pun akan diresmikan sebagai RI-1 dan 2. Pelantikan mereka dijadwalkan akan dimulai pukul 14.30 WIB di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

Usai pengucapan sumpah, acara akan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita acara pelantikan. Barulah di situ ada pertukaran tempat duduk Wakil Presiden dari Jusuf Kalla ke Ma'ruf Amin dilakukan usai penandatangan berita acara pelantikan.

Presiden Jokowi pun akan membacakan pidato perdana selaku Presiden 2019-2024. Setelahnya dilanjut dengan pembacaan doa dan kemudian sidang pelantikan ditutup oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini