nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

YLBHI Sebut Penanganan Kasus Penyerangan Aktivis Belum Tegas

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 18:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 19 337 2119102 ylbhi-sebut-penanganan-kasus-penyerangan-aktivis-belum-tegas-yZI6DTChZ6.jpg Ketua Divisi Kampanye dan Jaringan YLBHI Arip Yogiawan (Foto : Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Ketua Divisi Kampanye dan Jaringan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arip Yogiawan menyebutkan para anggota LBH Medan sudah melaporkan serangan bom molotov ke pihak kepolisian.

"Menurut informasi tadi pagi teman-teman LBH Medan sedang menyusun kronologi, saksi-saksi. Tapi kalau laporan sih sudah dilakukan," ucap Arip di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

LBH Medan dilempar bom molotov (Foto : Isitmewa)

Meskipun telah dilaporkan ke pihak kepolisian, Arip menyadari bahwa belum ada penindakan secara tegas dan tuntas jika terjadi penyerangan terhadap aktivis-aktivis yang membela hak asasi manusia (HAM).

"Saya rasa sampai dengan hari ini kita belum ada ya yang tuntas. Misalnya serangan YLBHI 2 tahun lalu sampai dengan hari ini belum diperiksa apakah itu sebagai sebuah kejahatan atau tidak?" paparnya.

"Yang jelas dari aspek pidana kerugiannya jelas, ada kerugian secara fisik, secara materil. Kalau menurut kami belum (pernah) tuntas," kata Arip.

Baca Juga : Jokowi Diprediksi Umumkan Nama-Nama Menterinya pada 23 Oktober

Baca Juga : YLBHI Prediksi LBH Medan Diserang Bom Molotov karena 3 Hal Ini

Karena itu, YLBHI berharap pemerintah lebih menyadari terhadap perlindungan daripada aktivis-aktivis ataupun pembela hak asasi manusia.

"Dalam siatuasi sekarang pemerintah harus lebih aware terhadap perlindungan pada public human defender ada pembela manusia, dan sebetulnya Komnas HAM harusnya juga mulai merumuskannya pembelaan terhadap pembela HAM," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini